Polandia Kirim Pulang 6 Atlet Renang Karena Keliru Soal Aturan Olimpiade

Tim Editor

Salah satu arena Olimpiade 2020. (Foto: Pixabay)

ERA.id - Enam atlet Polandia dipulangkan dari ajang Olimpiade pada pekan ini, setelah federasi renang negara tersebut tiba di Jepang dengan membawa terlalu banyak atlet.

Melansir New York Times, (22/7/2021), Polandia awalnya memilih 23 perenang untuk berlaga dalam ajang Olimpiade Tokyo. Namun, jumlah tersebut harus dipangkas menjadi 17 atlet sesuai regulasi internasional. Namun, nampaknya mereka baru mengetahui hal tersebut saat tiba di Jepang. Artinya, para perenang yang terdiskualifikasi - meski telah dipestakan dan mengucapkan sumpah Olimpiade - harus kembali pulang ke Warsawa pada Minggu, (18/7/2021).

Mereka pulang ke negaranya lima hari sebelum Olimpiade dibuka secara resmi pada 23 Juli 2021.


Salah satu dari perenang yang terdiskualifikasi, Alicja Tchorz, mengekspresikan kemarahannya via tulisan di Facebook. Ia juga mendesak agar pimpinan federasi renang Polandia mengundurkan diri.

"Bayangkan Anda mendedikasikan 5 tahun hidup Anda dan berjuang untuk memulai kiprah di ajang olah raga paling bergengsi," sebut Tchorz, yang pernah berlaga di Olimpiade 2012 dan 2016 bersama tim Polandia.

"Anda melepaskan kehidupan pribadi dan pekerjaan, mengorbankan keluarga Anda, dan seterusnya."

"(Dan) 6 hari sebelum grand finale, ternyata Anda tidak bisa mencapai mimpi Anda karena ketidakbecusan kerja dari pihak ketiga."

Dalam sebuah wawancara setelah dirinya tiba di Polandia, Tchorz mengaku, bersama kolega atlet lainnya, berencana menggugat dan mendesak pemecatan para pejabat yang berkontribusi dalam kesalahan tersebut.

"Setidaknya, pihak direksi (federasi) mengundurkan diri," sebutnya. "Mereka wajib melakukan itu bila merasa masih punya martabat."

Perenang Polandia lainnya yang tidak bisa berlaga di Olimpiade Tokyo, menurut postingan di media sosial dan laporan berita, mencakup Bartosz Piszczorowicz, Aleksandra Polanska, Mateusz Chowaniec, Dominika Kossakowska, dan Jan Holub.

Dalam pernyataan panjang yang menjelaskan kesalahan tersebut, presiden federasi renang Polandia, Pawel Slominski, mengekspresikan rasa sesalnya atas kesalahan yang terjadi. Namun, ia juga menyebut aturan kualifikasi renang dan komite Olimpiade Polandia turut berkontribusi dalam kejadian ini.

"Saya merasakan penyesalan, kesedihan, dan kegetiran atas situasi ini," sebut Slominski. "Situasi ini seharusnya tak pernah terjadi, dan reaksi para perenang, emosi mereka, serangan pada Federasi Renang Polandia adalah hal yang bisa saya terima dan maklumi."

Tag: Olimpiade Tokyo polandia

Bagikan: