Perguruan Tinggi Diminta Berperan dalam Mengatasi Kompleksitas Sosial

Tim Editor

Dewan Penasehat Universitas Pertamina, Djoko Santoso (Dok. Universitas Pertamina)

ERA.id - Dewan Penasehat Universitas Pertamina, Djoko Santoso menilai perguruan tinggi berperan dalam memecahkan kompleksitas sosial di masyarakat. Saat ini, teknologi bisa menjadi alat pemecahan masalah tersebut.

"Peran perguruan tinggi dan dosen sangat besar. Dan terobosan teknologi kita pahami jalannya cepat sekali, jadi di sini peran perguruan tinggi adalah mengembangkan lulusan yang adaptif dan mampu mengiplementasi teknologi di masyarakat," kata Djoko dalam orasi ilmiah sidang terbuka wisuda Universias Pertamina secara virtual, Rabu (28/10/2020).

Menurutnya, dengan teknologi, berbagai masalah di masyarakat akan mudah dipecahkan. Masuknya ilmu pengetahuan teknologi (Iptek) dalam perguruan tinggi harus menjadi keunggulan.

"Kita ingin masukkan iptek jadi budaya baru, jadi keluaran mahasiswanya memiliki kemampuan iptek terbarukan dan sumber daya manusianya profesional. Jadi budaya baru selalu tumbuh untuk menyelesaikan kendala baru," sambung dia.

Selain permasalahan sosial, permasalahan ke depan yang kerap muncul ada di bidang sumber daya alam. Lulusan perguruan tinggi harus memiliki kesadaran dalam mengelola alam.

"Alam tidak butuh kita untuk diurus, kita lah yang butuh mereka. Karena itu kita harus pintar mengelola itu, kita butuh orang cerdas menggunakan iptek," lanjut Djoko.

Ia menegaskan kesulitan-kesulitan baru masih akan terus muncul. Untuk itu dia berharap perguruan tinggi mampu menghasilkan lulusan yang memiliki adaptasi teknologi tersebut.

 "Ini misi perguruan tinggi, harus mengisi kemampuan berpikir dan menjawab kompleksitas dari masyarakat kita. Teknologi dapat menjadi alat bagi kita. Semakin tinggi kesulitannya maka harus semakin tinggi adaptasi teknologi yang harus kita punya," ucapnya.

Tag: kampus

Bagikan: