Kapolda Papua: 30 Anggota Polri Tewas Ditangan KKSB

Tim Editor

Ilustrasi (Pixabay)

Jayapura, era.id - Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli mengatakan, selama medio 2008-2018 tercatat 30 anggota polri dilingkungan Polda Papua meninggal akibat aksi penembakan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB).

Tak hanya menewaskan 30 anggota Polri, KKSB juga menciderai 57 anggota Polri. Sedangkan warga sipil yang tewas ditembak KKSB tercatat sebanyak 78 orang dan 117 orang mengalami luka luka.

"Anggota polri yang tewas akibat KKSB itu termasuk dua anggota Polres Puncak Jaya yang ditembak saat melaksanakan pengamanan pilkada gubernur di Distrik Torere," kata Irjen Pol Boy Rafli dalam keterangannya pada refleksi semester I tahun 2018 di Mapolda Papua di Jayapura, seperti dikutip Antara, Selasa (3/7/2018).

Ia menambahkan, anggota polri yang meninggal akibat KKSB paling banyak terjadi di kawasan pegunungan seperti Puncak Jaya, Puncak dan Mimika. Insiden penembakan terhadap anggota paling banyak terjadi di kawasan pegunungan.

Gangguan yang dilakukan KKSB, lanjut Boy Rafli, masih menjadi momok dan tetap perhatian serius aparat keamanan.

Kedepan kami tetap berupaya menangani kelompok KKSB sesuai prosedur yang berlaku, kata Irjen Pol Boy Rafli seraya menambahkan, polisi tidak mungkin melakukan penembakan tanpa standar operasional prosedur (SOP) hingga menghilangkan nyawa orang.

Dalam melaksanakan tugasnya polisi diberi pegangan senjata api dan tetap bertindak sesuai SOP, kata Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli yang didampingi Waka Polda Brigjen Pol Jacobus Marsuki dan Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal. 

Tag: penembakan trisakti polri

Bagikan: