Bernadya Hidupkan Mimpi di Showcase Album Baru, Hadirkan Tenxi hingga Nostalgia Lagu Lawas

| 28 Jul 2026 18:55
Bernadya Hidupkan Mimpi di Showcase Album Baru, Hadirkan Tenxi hingga Nostalgia Lagu Lawas
Bernadya (Era.id/Nurul Tryani)

ERA.id - Bernadya sukses menggelar showcase perdana untuk album terbarunya, Semoga Hanya di Mimpi, Sabtu (25/7/2026). Bernadya menyuguhkan konsep berbeda hingga memberi kejutan spesial untuk para penggemar.

Pantauan ERA, para penggemar yang memadati Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, kompak mengenakan pakaian bernuansa biru muda sesuai dengan warna dari album Semoga Hanya di Mimpi. Penggemar pun diizinkan masuk ke lokasi acara sekitar pukul 18.00 WIB. 

MARBLES jadi pembuka Showcase Bernadya

Kemudian pukul 19.00 WIB, penggemar disuguhkan oleh grup MARBLES yang dipercaya sebagai musisi pembuka showcase Bernadya. MARBLES pun menggemparkan Tennis Indoor Senayan dengan membawakan dua lagu, "Catch Me" dan "Hompimpa". 

Setelah penampilan penuh energi itu, suasana berubah menjadi sendu. Layar yang ada di atas panggung pun berubah menjadi bentuk bumi dengan lantunan lagu “Untungnya, Hidup Harus Tetap Berjalan”. 

Bernadya lantas muncul dari dalam koper klasik berwarna cokelat dan langsung membawakan track pertama di album terbaru, “Laut yang Tenang”. Layar yang sebelumnya menampilkan gambar bumi pun berubah menjadi jam dinding yang hanya meniliki 10 angka sesuai dengan jumlah lagu Bernadya di album terbaru.

Memasuki track ke-2 “Peluk Aku Sekarang”, konsep panggung pun berubah menjadi set telepon rumah. Tatanan ini pun rupanya menjadi salah satu sajian menarik ketika Bernadya bernyanyi tanpa microphone tetapi gagang telepon.

Momen ini pun langsung menyita perhatian penggemar lantaran Bernadya belum pernah menggunakan konsep ini sebelumnya. Di sisi lain, sepanjang membawakan lagu-lagu di album terbaru tatanan panggung dikemas dengan indah lewat pengambilan kamera serta ilustrasi yang ditampilkan di layar.

“Selamat datang ya teman-teman. Ah aku takut. Selamat datang di Showcase album Semoga Hanya di Mimpi. Selamat menyaksikan dan masuk ke dalam pesona mimpi-mimpi ku yang waktu aku tulis aku berharap semua itu tidak akan pernah terjadi,” ujar Bernadya menyapa para penggemar.

Bernadya lantas melanjutkan penampilannya dengan membawakan salah satu lagu hitsnya, “Kita Buat Menyenangkan”. Panggung pun berubah menjadi menyenangkan seperti lagu Bernadya dengan munculnya gelembung sabun.

Bernadya boyong Rendy Pandugo hingga Tenxi jadi kejutan spesial

Bernadya dan Tenxi (Era.id/Nurul Tryani)
Bernadya dan Tenxi (Era.id/Nurul Tryani)

Memasuki sesi kejutan, Bernadya menghadirkan kolaborator pertama yang selama ini sudah menemaninya sejak awal berkarya. Nama Rendy Pandugo pun menjadi kejutan pertama yang menghebohkan penggemar dengan gitar listriknya.

“Rasanya malam ini tidak lengkap tanpa kehadiran musisi ini. Everyone please welcome, Rendy Pandugo,” kata Bernadya.

Rendy yang memainkan gitar mengiringi Bernadya muncul dari bawah panggung dan duduk manis di bangku taman. Mereka menyanyikan lagu “Tolong Bilang Ini Mimpi”, yang menjadi track ke-9 di album Bernadya.

Selain itu, Bernadya juga mengajak penggemar bergoyang di lagu “Untungnya Hidup Harus Tetap Berjalan” dengan menghadirkan Tenxi sebagai kolaborator kedua. Musik yang seharusnya galau dan sendu berubah menjadi hipdut yang membuat penggemar bergoyang. 

Tenxi mengungkap bahwa penampilan ini pengalaman pertama baginya untuk berkolaborasi dengan Bernadya. Ia pun merasa senang bisa satu panggung dan memberi nuansa baru di lagu galau Bernadya.

“Thank you Berna sudah undang gua malam ini nyanyi lagunya. Ini pertama kali sih nyanyi lagu kayak gini. Makasih ya, thank you semuanya,” ungkap Tenxi.

Selama dua fase penampilan Bernadya di Showcase album Semoga Hanya di Mimpi, ia turut membawakan single-single lawas pada masa awal meniti karier sebagai penyanyi. Deretan lagu itu justru membuat penggemar nostalgia dengan karya Bernadya di lagu “Apa Mungkin”, “Kata Mereka Ini Berlebihan”, “Sinyal-Sinyal”, “Masa Sepi”, hingga “Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan” dengan memainkan gitar akustik. 

Showcase yang digelar selama kurang lebih 2 jam 30 menit ini pun ditutup dengan penampilan spesial Bernadya dengan lagu “Lama-Lama”. Confetti berwarna biru pun menjadi penutup yang memeriahkan Showcase album terbaru Bernadya.

Rekomendasi