Dunia Rayakan Keberhasilan Penyelamatan di Gua Thailand

Tim Editor

Foto Istimewa

Jakarta, era.id - Dunia bersatu. Itu jadi pesan kuat di balik peristiwa terjebaknya 13 warga Thailand di gua Tham Luang. Mereka semua berhasil diselamatkan dan kini sedang dalam perawatan.

Dunia tersengat ketika kabar itu muncul dalam pemberitaan. Tanpa komando, warga dari belahan benua di planet ini menawarkan bantuan secara sukarela kepada pemerintah Thailand. Banyak kisah-kisah heroik yang muncul di balik proses evakuasi berskala internasional ini.

Okelah, mungkin kalian sudah banyak membacanya dari berbagai media. Tapi bagi tim redaksi, salah satu cerita yang sangat layak dibagikan adalah kisah dokter asal Australia yang juga ahli dalam menyelam, Richard Harris. Harris menjelajah gua super sempit dan berliku sepanjang 4 km untuk memastikan kondisi kesehatan 13 orang itu.



Harris jadi salah satu bagian dari keberhasilan tim evakuasi ini. Namun keberhasilan itu didapat, kabar duka menerpanya. Sang ayah meninggal ketika proses evakuasi memasuki babak akhir.

"Dengan kesedihan yang tinggi, saya memastikan bahwa ayah Harry meninggal semalam setelah operasi penyelamatan yang sukses di Thailand," kata Andrew Pearce, kepala layanan klinis di SAAS MedSTAR, tempat Harris bekerja.

Ada juga kisah seorang bocah di Belanda yang mengirim surat kepada PM Mark Rutte. Belanda memang terkenal ahli dalam mengelola air karena lokasinya di bawah permukaan laut. Bocah itu meminta Belanda mau mengirim pompa-pompa canggihnya untuk membantu proses evakuasi. Dan ajaib, permintaan itu langsung dipenuhi.
 


Belum lagi kisah sejumlah penjual di sekitar lokasi kejadian yang berduyun-duyung datang. Bukan, mereka bukan sedang mencari untung berjualan. Tapi seluruh dagangannya diberikan secara gratis kepada para tim evakuasi yang tidak kenal lelah.

Makanya, dunia langsung bersorak-sorai begitu dapat kabar seluruh bocah pemain sepak bola dan pelatihnya berhasil diselamatkan. Presiden AS Donald Trump langsung menulis di Twitternya soal keberhasilan Angkatan Laut Thailand ini.

"Atas nama Amerika Serikat, selamat kepada Angkatan Laut Thailand dan semua pada penyelamatan sukses dari 12 anak laki-laki dan pelatih mereka dari gua berbahaya di Thailand," tulis Trump.
 


CEO SpaceX Elon Musk, PM Inggris Theresa May, bintang Prancis Paul Pogba hingga klub Manchester United pun mengucapkan selamat.

"Kami akan senang menyambut tim dari Wild Boars Football Club dan tim penyelamat mereka ke Old Trafford musim mendatang ini," tulis MU di akun Twitternya.

FIFA juga mengundang secara khusus kedua belas anak itu untuk terbang ke Moskow menonton pertandingan final. Namun belakangan, niatan itu terpaksa batal karena kondisi mereka yang masih sangat lemah untuk bisa menempuh perjalanan jauh.
 


 

Tag: terjebak di gua thailand

Bagikan: