Jokowi Lebih Senang Naik LRT Palembang Dibanding di Eropa

| 13 Jul 2018 20:00
Jokowi Lebih Senang Naik LRT Palembang Dibanding di Eropa
Presiden Jokowi dan Menhub Budi Karya (Foto: Twitter Setkab)
Jakarta, era.id - Presiden Jokowi tidak bisa menutupi rasa bangganya saat gerbong Light Rail Transit yang dinaiki bergerak dari Stasiun Palembang Icon Mall. Raut bahagia terpancar setelah Jokowi tiba di stasiun pemberhentian LRT di kawasan Jalakabaring, Palembang, Jumat sore. Jokowi lega bisa merasakan langsung bagaimana LRT Sumsel ini.

"Rasanya lebih dari yang saya rasakan saat naik LRT di Eropa. Lebih lagi yang membuat saya senang, LRT ini kontruksinya 95 persen merupakan lokal konten," kata Jokowi, seperti dilansir dari Antara, Jumat (13/7/2018).

"Kontruksinya PT Waskita Karya yang membangun, untuk keretanya dikerjakan PT INKA, hanya mesin keretanya saja yang diimpor dari Jerman. Kita patut berbangga atas capaian anak bangsa ini," lanjut Jokowi.

Saat kereta api dalam proses pengereman untuk berhenti di stasiun, terlihat dari balik kaca, Jokowi berbicara dengan istri Gubernur Sumsel Eliza Alex Noerdin. Ketika kereta berhenti total, Jokowi ke luar beriringan dan menyempatkan diri menyapa sejumlah pekerja LRT.

Pemerintah membangun LRT Sumsel untuk menjadi infratruktur penunjang penyelenggaraan Asian Games XVIII tahun 2018 pada Agustus mendatang. Meski awalnya untuk kegiatan jangka pendek, tapi LRT ini bisa untuk kebutuhan Kota Palembang dalam masa jangka panjang. Palembang diprediksi akan menjadi kota besar sehingga akan dihadapkan pada persoalan kemacetan.

Ke depan, Jokowi menjanjikan bakal membangun LRT juga di kota-kota lain yang sudah masuk perencanaan pemerintah yakni di Surabaya, Bandung dan Medan. Sementara untuk LRT Jakarta saat ini sedang dalam pengerjaan.

"LRT ini membangun peradaban dan budaya baru, yakni bagaimana membudayakan penggunaan transport massal, mau antre dan tepat waktu. Tapi membangun budaya ini bukan perkara mudah karena di negara maju saja butuh 10-15 tahun. Jadi di awal-awal mungkin akan disubsidi dulu," kata dia.

LRT Sumsel membentang dari Bandara SMB II hingga kawasan Kompleks Olahraga Jakabaring Sport City sejauh 23,40 km yang terdiri dari 14 stasiun. Pembangunan LRT Sumsel ini mengeluarkan dana investasi Rp10,9 triliun atau turun dari penetapan awal Rp12,5 triliun.

Sepanjang jalur LRT, terdapat 13 stasiun pemberhentian, yakni Stasiun Bandara Sultan Mahmud Badaruddin, Stasiun Asrama Haji, Stasiun Punti Kayu, Stasiun RSUD, Stasiun Garuda Dempo, Stasiun Demang, Stasiun Bumi Sriwijaya, Stasiun Dishub, Stasiun Cinde, Stasiun Ampera, Stasiun Polresta, Stasiun Jakabaring, dan Stasiun DJKA.

Saat ini proses uji kereta api sudah sampai pada stasiun pemberhentian terakhir. Selain itu, pihak otoritas saat ini sedang menguji standar kelayakan untuk mengeluarkan sertifikasi terkait keselamatan kontruksi dan keselamatan transportasi.

Rangkaian LRT Palembang ini telah di-branding stiker Asian Games 2018. Meski baru satu gerbong kereta api ringan yang dikerjakan, namun sebelum perhelatan Asian Games digelar seluruh gerbong akan selesai dikerjakan.

Rekomendasi