Bakat Anak Muda Indonesia Jangan Disia-siakan

Tim Editor

Presiden Joko Widodo (setkab.go.id)

Jakarta, era.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Kantor Staf Presiden (KSP) sedang membentuk badan strategi pembinaan bakat. Supaya mengakomodir talenta dan prestasi anak-anak Indonesia, sehingga bisa bermanfaat bagi bangsa dan negara.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, ide tersebut berangkat dari relevansi pemikiran Proklamator Indonesia Bung Karno. Menurutnya, optimisme Bung Karno terhadap pemuda merupakan hal yang relevan dan kekinian dalam membangun bangsa dan negara.

Ada banyak prestasi dan kiprah generasi muda Indonesia di tingkat dunia, salah satunya Lalu Zohri yang baru-baru ini mencetak rekor sebagai pelari tercepat di tingkat U20.

"Kita ingin menjaring potensi anak muda. Karena negara wajib memberikan kesempatan," kata Moeldoko seperti dikutip Antara, Rabu (25/7/2018).


(Foto: Istimewa)

Moeldoko menjelaskan, pemerintah memanifestasikan optimisme proklamator itu dengan pembinaan nyata terhadap pemuda dan talentanya. "Bila anak-anak kita dipetakan dengan kapasitasnya yang mereka miliki, kita akan menggemparkan dunia," kata Moeldoko mengutip salah satu kalimat pidato Bung Karno yang terkenal.

Upaya pemerintah membina anak dan pemuda dijelaskan pula oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Komisioner KPAI Retno Listyarti mengatakan pemerintah sudah berupaya merawat potensi generasi muda Indonesia sejak masih taraf anak-anak, khususnya perlindungan agar anak Indonesia terjamin pendidikannya.

Mulai dari program wajib belajar 12 tahun hingga sekolah gratis untuk jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama. Sedangkan untuk tingkat menengah atas dan kejuruan, ada Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dianggarkan di APBN dan BOS daerah yang dianggarkan di APBD.

Tag: jokowi moeldoko

Bagikan: