140 Orang Terjebak di Gunung Rinjani

Tim Editor

Sedang memuat podcast...

(Foto: Istimewa)

Jakarta, era.id - Sebanyak 140 orang terjebak di kawasan Gunung Rinjani setelah gempa yang terjadi di Lombok, kemarin. Saat ini, situasi di sana perlahan mulai membaik.

Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK) Siti Nurbaya Bakar menginstruksikan pengelola Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) untuk mengevakuasi para pendaki yang masih terjebak di Gunung Rinjani, termasuk Kepala Pusdiklat LKPP KLHK beserta dua staffnya.

Bagi keluarga yang ingin mencari tahu mengenai perkembangan situasi di Gunung Rinjani, KLHK membuka posko informasi di balai. Informasi di posko tersebut terus diupdate setiap dua jam sekali.

"Bahkan kalau perlu Helikopter KLHK dipakai dulu untuk NTB, untuk drop logistik atau membantu evakuasi bagi pendaki yang masih terjebak," kata Siti dilansir dari akun Instagramnya, @siti.nurbayabakar, Senin (30/7/2018).

"Setiap dua jam selalu saya minta laporan utuh perkembangan di lapangan," tambahnya.

Siti juga meminta masyarakat untuk terus mendoakan warga NTB yang saat ini sedang terkena musibah. Siti berharap proses evakuasi berlangsung lancar.

Saat ini, TNGR ditutup sementara bagi para pendaki. Penutupan berlangsung mulai kemarin, Minggu, hingga kondisi di NTB benar-benar aman.

Baca Juga : Gempa 6,4 SR, Wisata Gunung Rinjani Ditutup

Gunung Rinjani merupakan salah satu spot pendakian paling populer di Indonesia bagi para pendaki dan pencita alam karena suasana hutan yang asri dan indah. Gunung ini memiliki tinggi 3.726 meter di atas permukaan laut. Dia merupakan gunung merapi tertinggi kedua di Indonesia setelah Gunung Carstenz di Papua.


(Foto: Istimewa)

Sebelumnya, Gempa bumi 6,4 Skala Richter (SR) mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Selain merusak bangunan dan rumah warga, gempa juga menutup kawasan pendakian Gunung Rinjani.

Dalam foto yang diterima era.id dari BNPB, gempa bumi bahkan merusak gerbang Taman Nasional Gunung Rinjani. Terlihat plang gapura pada jalur pendakian melalui Pintu Senaru roboh.

"Berdasarkan laporan juga terdapat longsor cukup besar dari Gunung Rinjani. Material longsoran mengarah ke utara pascagempa 6,4 SR. Saat ini jalur pendakian ke Gunung Rinjani ditutup. Aparat masih melakukan pemantauan terhadap dampak longsor yang ada," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, Minggu (29/7/2018).

Gempa bumi tektonik mengguncang Lombok, Bali dan Sumbawa Minggu (29/7) dengan kekuatan 6,4 SR. Gempa yang terjadi sekitar pukul 05.47 WIB tersebut terletak pada koordinat 8,4 LS dan 116,5 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 47 km arah timur laut Kota Mataram, Propinsi Nusa Tenggara Barat pada kedalaman 24 km.

Tag: gempa

Bagikan: