Rekor Dunia Senam Poco-poco untuk Budaya Asli Indonesia

| 05 Aug 2018 08:11
Rekor Dunia Senam Poco-poco untuk Budaya Asli Indonesia
(Foto Twitter: @kemenpanrb)
Jakarta, era.id - Indonesia memecahkan rekor dunia senam poco-poco dengan peserta 65.000, pada Acara Pemecahan Guiness World Records The Largest Poco-Poco Dance Road To Asian Games 2018, di kawasan silang Monas hingga ke jalan Sudirman dan Thamrin, Minggu (5/8/2019).

Acara ini merupakan bagian dari upaya melestarikan budaya bangsa, mengokohkan persatuan, menyosialisasikan hajatan besar Asian Games 2018. Sekaligus menunjukkan kepada dunia bahwa Poco-poco adalah asli milik Bangsa Indonesia.

Acara tersebut dibuka oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara. Diringi lagu Poco-poco, para peserta ini bergoyang sambil bersorak-sorai memecahkan rekor dunia menari serempak.

"Selamat berpoco-poco semoga kita semuanya sehat, rakyat kita sehat, negara kita kuat," tutur Presiden, dalam sambutannya saat pembukaan senam Poco-Poco terbesar di Lapangan Monas sisi barat pada Minggu pagi, seperti dilansir Antara.

 

Jokowi bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo tiba di lapangan Silang Monas kurang lebih pukul 06.15 WIB. Selain itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla juga bergabung dalam acara tersebut.

Tak hanya itu, sejumlah menteri Kabinet Kerja bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto serta Kapolri Jenderal Tito Karnavian turut dalam senam berirama itu.

Biar kalian tahu, peserta senam Poco-Poco ini terdiri atas 10.000 anggota TNI, 5.000 anggota Polri, 6.700 orang dari kementerian atau lembaga negara, 27.000 Siswa SMA DKI, 3.000 guru olahraga SMA se-DKI, 800 SKPD DKI, serta 1.000 mahasiswa DKI.

 

Kemudian 2.500 DWP kementerian atau lembaga dan DWPP, 5.000 FORMI DKI, 2.000 anggota pusat kebugaran dan sanggar senam, serta 1.000 perwakilan lintas agama dan lingkungan RT/RW, dan 1.000 warga perumahan turut meramaikan acara tersebut.

Siswa kelas VIII SMAN 57 Kedoya, Jakarta, Corry Alifiana Dirgantari, mengaku senang bisa ikut memecahkan rekor dunia, sekaligus menyemarakkan Asian Games 2018.

Corry menjelaskan, dia bersama teman-temannya berlatih menari Poco-poco selama tiga minggu, dan semakin intensif berlatif menjelang hari H. 

"Senang banget ikut partisipasi, meski awalnya sempat dieliminasi. Tadi kami berangkat ke sini dari jam setengah dua pagi," tutur Corry.

Sementara, Staf Kemenhan Wayan beserta ratusan staf lainnya juga ikut ambil bagian memecahkan GWR Tari Poco-poco. 

"Senang bisa kompak ikut memecahkan rekor. Kami latihan enam kali sebelum ada di sini," ujar Wayan.

Rekomendasi