BNPT: Buktikan Indonesia Mampu Menanggulangi Teroris

Tim Editor

Kepala BNPT Suhardi Alius (dok. BNPT)

Jakarta, era.id - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Suhardi Alius mengatakan Indonesia telah membuktikan bahwa melalui pendekatan lunak atau soft approach, efektif dalam menanggulangi terorisme.

Hal itu disampaikan Suhardi dalam 7th World Peace Forum (WPF) dengan tema the Middle Path for the World Civilization. Menurutnya, banyak negara terlalu mengandalkan pendekatan keras melalui penegakan hukum dan militeristik.

"Dalam sejarah penanggulangan terorisme di dunia, pemerintah Indonesia telah membuktikan bahwa pendekatan lunak melalui aspek kemanusiaan dapat meredam aktivitas terorisme," kata Suhardi, seperti dilansir Antara, Kamis (16/8/2018).

Suhardi menjelaskan, melalui pendekatan semacam ini mantan terpidana terorisme dapat dibimbing untuk meninggalkan ideologinya, kemudian dapat diperhatikan kehidupannya termasuk keluarganya, hingga akhirnya dapat hidup bersama dengan masyarakat.

"Perpaduan dengan pendekatan budaya lokal mampu mendorong efektivitas pendekatan lunak," kata mantan Kabareskrim Polri ini.

The 7th World Peace Forum

BNPT juga pernah mempertemukan mantan pelaku teror dengan korban dan keluarga korban dalam satu forum. Metode ini cukup efektif dalam menumbuhkan semangat kebersamaan antara kedua pihak dan mendorong mereka untuk berpartisipasi dalam membangun masyarakat yang lebih aman dan damai tanpa ada perasaan bersalah.

"Saling memaafkan antara pelaku dan korban aksi terorisme merupakan salah satu cara pemerintah dalam mengikis dan menyelesaikan isu-isu terorisme dan radikalisme di Indonesia," katanya.

The 7th World Peace Forum diselenggarakan oleh Kantor Utusan Khusus Presiden RI untuk Dialog dan Kerjasama Antar Agama dan Peradaban (UKP-DKAAP) bekerja sama dengan Center for Dialog and Cooperation Among Civilization (CDCC) dan Chengho Multi Culture and Education Trust (CMCET) dari Malaysia.

Kegiatan yang digelar selama tiga hari, 14-16 Agustus, ini dihadiri sejumlah tokoh agama dari berbagai negara seperti Eropa, Arab, Afrika, dan Asia termasuk dari Jepang, Korea Selatan an China.
 

Tag: teroris ruu anti-terorisme

Bagikan: