Dualisme Airlangga, Dewan Pakar: Serahkan ke Presiden

| 16 Dec 2017 09:31
Dualisme Airlangga, Dewan Pakar: Serahkan ke Presiden
Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Agung Laksono, melakukan jumpa pers usai rapat pleno Dewan Pakar Partai Golkar, Jumat (15/12/2017).
Jakarta, era.id - Keputusan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto maju ke bursa pemilihan Ketua Umum Partai Golkar meninggalkan tanda tanya besar. Salah satunya adalah apakah dirinya akan rangkap jabatan Menteri Perindustrian dan Ketua Partai Golkar. Menurut Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Agung Laksono, keputusan rangkap jabatan Airlangga, ada di tangan Presiden Joko Widodo.

"Oh itu serahkan ke Pesiden. Hak prerogatif. Beliau bijaksana, tahu apa yang perlu dilakukan terkait para pembantunya," ujar Agung usai memimpin rapat pleno Dewan Pakar Golkar di Kantor DPP Golkar, Jumat (15/12/2017) malam.

Menurut Agung, meski pekerjaan rumah Golkar setelah diterpa kasus KTP elektronik cukup berat. Dia yakin meski rangkap jabatan Airlangga tetap bisa bekerja untuk Partai Golkar.

"Ya ini banyak yang jagoan-jagoan. Itu bisa kerja kok," lanjutnya.

Dewan Pakar DPP Partai Golkar menggelar rapat pleno ke-16 jelang Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub). Dalam rapat pleno ini Dewan Pakar Partai Golkar mengeluarkan arahan untuk Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar dalam menghadapi Munaslub.

Selain memberi arahan untuk Rapimnas dan Munaslub, Dewan Pakar juga meminta DPP meningkatkan elektabilitas partai jelang Pilkada 2018, Pileg dan Pilpres 2019 dengan tagline "Golkar Bersih Bersatu dan Bangkit".

Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) akan bergulir pada Senin (18/12/2017) sedangkan Munaslub akan diselenggarakan di Jakarta pada Selasa (19/12/2017) dan Rabu (20/12/2017).

Tags : golkar
Rekomendasi