Romi Ungkap Hoaks Obor Rakyat Ditujukan Serang Jokowi

Tim Editor

OSO dan Romi (FOTO: Tsa Tsia/era.id)

Surabaya, era.id - Untuk menangkal serangan hoaks dari lawannya, kubu Jokowi-Ma'ruf Amin mengaku telah memiliki strategi khusus dalam kampanye 2019. Hal ini disampaikan oleh anggota Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin, Romahurmuziy. 

Ketua Umum PPP itu menyebut dirinya sudah hapal terkait strategi penyebaran hoaks yang dilakukan oleh kubu lawannya. Romi memang harusnya paham betul, mengingat partainya dulu pernah bergabung dalam koalisi Prabowo-Hatta di Pilpres 2014.

"Apa-apa yang mereka lakukan saya sudah hapal dan itu akan menjadi bagian solusi tim kampanye nasional," ujar Romi kepada wartawan di Emperium Palace, Surabaya, Minggu (28/10/2018).

Anggota DPR RI itu juga mengakui bahwa tabloid Obor Rakyat yang berisi ujaran kebencian dan sempat heboh di Pilpres 2014 yang lalu memang sengaja diciptakan untuk menyerang Jokowi. 

Bahkan, tabloid yang berisi soal ujaran kebencian itu sengaja disebarkan ke masjid dan pesantren untuk membuat citra Jokowi menjadi buruk.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding mengaku sudah mendapatkan informasi bahwa cara sama bakal diterapkan di Pilpres 2019. Apalagi, saat ini tim pemenangan Prabowo-Sandiaga masih memakai jasa konsultan asing seperti 2014 lalu.

Ketua DPP PKB itu juga menyebut, kubu Prabowo juga tampak mengadopsi cara kampanye Donald Trump memenangkan Pemilu AS 2016. Hal ini terbukti dengan tindakan kubu Prabowo-Sandiaga yang seringkali membuat kebohongan, menuduh pemerintah gagal, dan merepetisinya supaya merusak pemikiran masyarakat.

"Isu dan ini akan diulang lagi karena mereka pakai konsultan asing dan cara-cara yang dipakai pemenangan ala Trump," tutupnya.

Tag: pemilu 2019

Bagikan: