Tak Ada Pesta di New Delhi Bagi Bhavye Suneja

Tim Editor

Bhavye Suneja dan Garima Sethi (Foto Facebook dilansir The Indian Express)

Jakarta, era.id - Garima Sethi sudah punya rencana indah untuk perayaan Diwali atau Deepavali yang lazimnya disebut Festival Cahaya di India. Garima Sethi sudah siap mengenakan Sari atau saree untuk suaminya, Bhavye Suneja.

Tapi apa daya. Rencana itu buyar seketika setelah pesawat Lion Air JT 610 yang dipiloti Bhavye Suneja jatuh di Perairan Karawang, Jawa Barat. Kecil kemungkinan ada penumpang, termasuk Bhavye Suneja, bisa lolos dari kecelakaan maut itu.

"Baru dua hari yang lalu Garima berbagi kegembiraannya untuk mengenakan sari untuk suaminya untuk pertama kalinya. Bagaimana mungkin ini (berita kecelakaan pesawat) menjadi kenyataan?" kata teman Bhavye Suneja, Manvi Dua, seperti kami lansir dari The Indian Express, Selasa (30/10/2018). Sari atau saree adalah jenis kain yang dipakai wanita di negara India. Sejenis pakaian yang terdiri dari helaian kain yang tidak dijahit.

Kepada teman-temannya di India, Bhavye janji akan 'pulang kampung' merayakan Diwali. Sebuah janji yang setiap tahun selalu dia tepati.

"Dia akan datang untuk Diwali pada 5 November. Ruhaani dan putri saya teman sekolah dan dia di sini sampai larut malam pada hari Minggu membahas tentang rencana kakaknya dan Diwali," kata Renu Nagpal, tetangga lainnya.

Ada banyak rencana yang sudah disiapkan Bhavye sesampainya di New Delhi. Selain nostalgia bersama teman-temannya, dia juga akan melakukan untuk perjalanan wajib dua tahunan bersama-sama, yang mereka ambil setiap kali pasangan itu mengunjungi India.

"Dia telah mengatakan kepada saya untuk bersiap-siap untuk pesta untuk kepulangannya. Kami semua dengan cemas menunggu kedatangannya di Diwali dan untuk menyelesaikan perjalanan dua tahunan kami," jelas rekan Bhavye lainnya, Manvi.

Tag: lion air jatuh

Bagikan: