KNKT Datangkan Tenaga Ahli dari AS untuk Investigasi Lion Air

Tim Editor

16 orang dari Boeing itu akan menginvestigasi penyebab kerusakan pesawat Lion Air JT 610. (Diah/era.id)

Jakarta, era.id - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mendapatkan bantuan dari tenaga ahli dari National Transportation Safety Board (NTSB) Amerika Serikat untuk menginvestigasi pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

KNKT dan sejumlah tenaga NTSB datang ke posko evakuasi Dermaga JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara sekitar pukul 12.00 WIB dan langsung mencermati papan informasi yang ada di dalam posko.

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono menyebut, tenaga ahli yang berjumlah 16 orang itu diwajibkan dari pihak pabrikan pesawat (Boeing) untuk menginvestigasi penyebab kerusakan pesawat.

"Jadi mereka dalam hal ini membantu untuk KNKT melakukan investigasi. Untuk semua data yang dari pabrikan nanti melewati NTSP, nanti kita bisa minta data apapun yang kita minta berkaitan dengan penyelidikan pesawat itu," ucap Soerjono di lokasi, Kamis (1/11/2018).

Selain itu, KNKT juga masih menunggu salah satu black box yang telah ditemukan oleh tim penyelam pagi tadi. Sementara black box satunya masih terus dilakukan pencarian.

"Iya betul black box, salah satu dari 2 black box. Sisanya masih kita cari. Karena tidak cukup hanya satu black box untuk diidentifikasi," kata dia.

Pencarian dan evakuasi pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkalpinang beserta korban penumpang di hari keempat akhirnya berhasil menemukan benda diduga black box. Black box ini diharapkan bisa menjadi kunci informasi penyebab jatuhnya pesawat.

Black box itu memang dirancang secara khusus. Ketika perangkat ini menyentuh air, black box langsung memancarkan sinyal darurat yang terus dikirim selama 90 hari sampai baterainya habis.

"Iya ini (black box) sudah ketemu, cuma masih proses evakuasi oleh tim penyelam angkatan laut," tutur Dansatgas SAR Lion Air Kolonel Iswarto kepada wartawan, Kamis (1/11/2018).

Benda diduga black box ditemukan oleh seorang tim penyelam dari TNI AL bernama Sertu Hendra di kapal Baruna Jaya. Penemuan ini setelah titik sinyal ping locater dari black box tersebut diketahui, kemarin.    

Kabarnya, black box akan dibawa ke Dermaga JICT 2 dan segera dibawa ke Lab Forensik Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"Itu sudah diangkat. Nanti yang bisa jelaskan mungkin dari KNKT yang tahu benda tersebut," kata Humas Basarnas Yusuf Latif.

Sehari sebelumnya, pada hari ketiga pencarian Lion Air yang jatuh di perairan Tanjung Pakis, Karawang menemukan titik terang. Sinyal yang dipancarkan black box berhasil dideteksi tim evakuasi.

"Tit.. tit.. tit, suara itu terdengar," kata Syaugi.

Tag: lion air jatuh

Bagikan: