Kembali Anjlok Dolar AS Pekan ini Dibuka Rp14.735

Tim Editor

Ilustrasi rupiah (Pixabay)

Jakarta, era.id - Kurs rupiah awal pekan ini dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Tercatat mata uang Paman Sam sudah bergerak pada kisaran Rp14.670-Rp14.735.

Mengutip data perdagangan Reuters, Senin (12/11/2018) pada pukul 09.25 WIB, dolar AS dibuka di Rp 14.670 dan terus naik hingga mencapai posisi tertingginya pagi ini di Rp 14.735.



Secara year to date (ytd) atau dari awal tahun hingga saat ini, dolar AS sudah menguat terhadap rupiah sebesar 8,6 persen. Rupiah melemah 0,37% dibandingkan penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

Di sisi lain, aksi tunggu pelaku pasar terhadap rilis Bank Indonesia, yaitu neraca transaksi berjalan membuat laju rupiah terhenti. Pelaku pasar memperkirakan defisit neraca transaksi berjalan akan kembali meningkat.



Sementara itu harga jual dolar AS yang ditransaksikan antar bank kembali menembus di atas Rp14.800. Seperti Bank BCA yang sudah mejual dolar pada kisaran Rp14.783 pada pukul 09.46 WIB dan Bank Mandiri Rp14.750.

Pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia Tbk, Rully Nova mengatakan pelemahan nilai tukar rupiah relatif wajar setelah dalam beberapa hari sebelumnya cenderung mengalami penguatan.

"Pergerakan rupiah dalam hariannya akan bervariasi seiring sentimen yang beredar di pasar. Kemungkinan pelemahan rupiah saat ini karena faktor ambil untung," kata Rully seperti dikutip dari Antara.


Data perdagangan Bank BCA pukul 09.47 WIB

Ia menambahkan angka defisit transaksi berjalan pada triwulan III 2018 yang meningkat menjadi sebesar 8,8 miliar dolar AS (3,37 persen PDB), lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya turut berdampak negatif bagi pergerakan rupiah.

Ia meyakini pelemahan rupiah cenderung sementara di tengah kondisi ekonomi nasional yang relatif cukup stabil di tengah ketidakpastian perekonmian dunia.

"Para pelaku pasar sepertinya juga tetap memandang positif perekonomian Indonesia," katanya.

Tag: nilai tukar rupiah dolar as

Bagikan: