Awal Pekan, Dolar AS DIbuka Rp14.956

Tim Editor

Ilustrasi rupiah (Pixabay)

Jakarta, era.id - Pergerakan nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami penguatan. Setelah berhasil lepas dari angka Rp15.200 pada akhir pekan lalu.

Mengutip data perdagangan Reuters, Senin (5/11/2018) mata uang Paman Sam ini dibuka di level Rp14.950. Dengan posisi tertinggi dolar AS pada Rp14.956 dan terendahnya berada di kisaran Rp14.955.

Secara year to date (ytd), nilai dolar AS masih menguat terhadap rupiah sebesar 10 persen. Sementara harga jual kurs dolar AS di sejumlah bank nasional pagi ini terpantau sudah beranjak turun di bawah Rp15.200.        


Dilihat era.id pukul 09.25 Bank BCA menjual dolar AS dengan harga Rp14.988. Sedangkan Bank Mandiri yang memperjual belikan dolar AS dengan kisaran Rp14.960 sampai Rp15.010.



Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara mengatakan, terjadinya penguatan rupiah hingga kembali di bawah level Rp15.000 per dolar AS akibat membaiknya pasar keuangan di negara berkembang.

"Situasi pasar keuangan di 'emerging market' termasuk Indonesia, dalam dua hari ini, membaik cukup signifikan," ujar Mirza seperti dikutip dari Antara.

Mirza menjelaskan salah satu pemicu membaiknya situasi di pasar keuangan tersebut adalah adanya kemajuan dalam perundingan perdagangan antara AS dengan China yang direspon positif oleh para pelaku pasar finansial.

"Data terakhir ini menunjukkan bahwa AS sudah mulai kehilangan daya pacunya. Memang masih kencang, tapi daya pacunya tidak sekencang di awal tahun ini," jelas Mirza.

Dalam menanggapi fenomena penguatan rupiah, Mirza memastikan bank sentral tidak melakukan intervensi karena situasi ini terjadi murni akibat pergerakan eksternal.

"Itu menguat karena 'supply and demand'," katanya.
 

Tag: nilai tukar rupiah dolar as

Bagikan: