Jelang Akhir Pekan, Dolar AS Terus Melemah

Tim Editor

Ilustrasi dolar (Pixabay)

Jakarta, era.id - Nilai tukar rupiah berhasil terus menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Hingga penutupan perdagangan sore ini, dolar terpantau mendekam ke level Rp14.528.

Mengutip data perdagangan Reuters, Jumat (23/11/2018) pukul 16.25 WIB, dolar AS dibanderol Rp14.535 atau rupiah menguat 0,27 persen dibandingkan hari sebelumnya. Dalam beberapa hari terakhir, rupiah terus perkasa dan mampu mendorong dolar AS dari level Rp14.575 ke Rp14.494.

Rupiah juga sempat menjadi mata uang terkuat di Asia dan mengungguli mata uang Korea, India, Filipina, Jepang, Thailand, Hong Kong, Malaysia hingga Singapura.



Bila ditarik dalam 5 hari ke belakang, pergerakan nilai tukar dolar AS terpantau tak menunjukkan gejolak yang tinggi terhadap rupiah. Pergerakan dolar AS justru cenderung melemah hingga ke bawah level Rp 14.500.

Di sisi lain, dolar AS yang ditransaksikan pagi ini juga menunjukkan tren positif serupa. Di mana dolar AS dibanderol Rp14.543 di Bank BCA. Sedangkan harga jual tertinggai dicatatkan oleh Bank Mandiri Rp14.625 per dolar AS, pada pukul 16.40 WIB.    


Data perdagangan BCA 

Prediksi

Analis Senior CSA Research Institute, Reza Priyambada mengatakan tren positif dari pergerakan rupiah yang terus menguat bertahan hingga akhir pekan ini.Ia menilai peluang kenaikan kurs rupiah kembali terbuka apalagi dengan kembali melemahnya nilai tukar dolar AS.

"Pergerakan rupiah yang bergerak naik dengan memanfaatkan kondisi yang ada, dapat melawan perkiraan pelemahan sebelumnya," kata Reza seperti dikutip Antara.

Selain itu, sentimen dari dalam negeri diharapkan bisa kembali positif untuk menahan pelemahan rupiah. Ia memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp14.585 sampai dengan Rp14.565 per dolar AS.

"Salah satunya ialah optimisme pemerintah terkait pengelolaan anggaran yang akan dijaga dan berakhir dengan kinerja yang cukup baik," ujar Reza.

 

Tag: nilai tukar rupiah dolar as pertumbuhan ekonomi

Bagikan: