Jelang Akhir Pekan, Rupiah Perkasa

Tim Editor

Ilustrasi rupiah (Pixabay)

Jakarta, era.id - Jelang akhir pekan, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ternyata kembali menguat. Mata uang Paman Sam berhasil dibawah kisaran Rp14.500

Mengutip data perdagangan Reuters, Jumat (30/11/2018) pukul 10.00 WIB dolar AS dibuka pada level Rp14.380 dan bergerak turun ke Rp14.265. Bila dilihat secara year-to-date (ytd) atau dari awal tahun hingga hari ini, dolar AS masih menguat terhadap rupiah sebesar 5,50 persen.



Di sisi lain, nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta juga ikut bergerak positif dan bergerak di kisaran Rp14.345 per dolar AS. Bank BCA menjual dolar dengan harga Rp14.294. Sedangkan harga jual tertinggi dipegang Bank Mandiri Rp14.400 pada pukul 10.09 WIB.

Analis senior CSA Research Institute Reza Priyambadi, mengatakan bahwa laju mata uang rupiah mampu kembali mengalami kenaikan setelah merespon pergerakan dolar AS yang cenderung melandai di pasar global.

"Adanya komentar The Fed terkait dengan arah suku bunga yang cenderung netral membuat pergerakan dolar AS tertahan sehingga memberikan kesempatan pada rupiah untuk melanjutkan penguatan," kata Reza seperti dikutip dari Antara.



Di sisi lain, lanjut dia, imbas dari pernyataan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo yang menyatakan prospek ekonomi Indonesia akan semakin membaik dengan pertumbuhan yang lebih tinggi dan stabilitas yang tetap terjaga turut mendorong rupiah terapresiasi.

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2019 diperkirakan tetap meningkat hingga mencapai kisaran 5,0-5,4 persen," lanjutnya.

Ia menambahkan inflasi 2019 yang tetap terkendali pada kisaran sasaran 3,5 persen plus satu persen turut menambah sentimen positif pada rupiah.

Meski demikian, lanjut dia, kenaikan mata uang rupiah itu masih dibayangi dengan perkiraan kembali meningkatnya dolar AS mengingat belum ada kepastian kesepakatan perdagangan Amerika Serikat dengan China.

Tag: nilai tukar rupiah dolar as pertumbuhan ekonomi

Bagikan: