Jelang Akhir Pekan, Rupiah Masih Perkasa

Tim Editor

Ilustrasi rupiah (Pixabay)

Jakarta, era.id - Pagi ini nilai tukar rupiah kembali menguat dan mendorong turun dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Paman Sam mulai menjauhi angka Rp14.600.

Mengutip data perdagangan Reuters, Jumat (23/11/2018) pukul 09.36 WIB, dolar AS dihargai RP14.575. Posisi ini menunjukkan penguatan rupiah sebesar 0,17 persen dibandingkan hari sebelumnya.



Di sisi lain, dolar AS yang ditransaksikan pagi ini juga menunjukkan tren positif serupa. Di mana dolar AS dibanderol Rp14.559 di Bank BCA. Sedangkan harga jual tertinggai dicatatkan oleh Bank Mandiri Rp14.590 per dolar AS, pada pukul 09.45 WIB.

Menurut Ekonom Samuel Sekuritas, Ahmad Mikail pergerakan nilai tukar rupiah yang menguat ditopang pengumuman hasil lelang Surat Utang Negara (SUN). Di mana lelang SUN pada Rabu (21/11), pemerintah menyerap senilai Rp15 triliun dari total penawaran masuk sebesar Rp41,62 triliun.



"Rupiah menguat terhadap dolar AS seiring hasil lelang Surat Utang Negara (SUN) yang cukup baik, sehingga menjadi sentimen positif bagi rupiah," kata Ekonom Samuel Sekuritas, Ahmad Mikail, seperti dikutip dari Antara.

Selain itu, Bank Indonesia (BI) sendiri melihat, penguatan rupiah didorong oleh kecemasan terhadap pelemahan ekonomi global dan terlalu cepatnya kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS).

"Kondisi eksternal mulai mengarah positif, sentimen menunggu kebijakan perdagangan dua negara besar menghasilkan langkah yang lebih baik," kata Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo. 

Tag: nilai tukar rupiah dolar as pertumbuhan ekonomi

Bagikan: