Tahun Baru, Monas Disesaki 400 Ribu Orang

Tim Editor

Monumen Nasional. (era.id)

Jakarta, era.id - Monumen Nasional (Monas) menjadi tempat favorit warga Jakarta menikmati pergantian tahun baru. Kepala Unit Pengelola Monas, Munjirin memprediksi 400 ribu orang akan memadati Monas di malam tahun baru 2018. 

Sejauh ini, pergantian tahun di Monas akan menyajikan konser musik, hasil kerja sama dengan televisi swasta.  Ketika ditanya apakah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan hadir, Munjirin mengaku belum dapat memastikan.
  
"Kalo hanya pengerasan di atas (di jalan batu), bukan di atas rumputnya itu bisa sampai 300-400 ribu orang (yang datang)," kata Munjirin di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (26/12). 

Apabila kembang api kerap menjadi hiburan pamungkas pergantian tahun di Monas, kali ini bisa berbeda. Munjarin mengatakan pihaknya belum mendapat izin Sekretaris Negara terkait pengadaan kembang api di area yang masuk dalam ring 1 tersebut.

"Pengunjung dari siang udah ramai, kalo kita tahun baru, kita buka sampai jam 6 sore," lanjutnya.

Keramaian Natal di Monas menjadi tolak ukur Munjarin memprediksi jumlah pengunjung tahun baru di tempat yang sama. Mantan Kasudin Pertamanan itu menerangkan, ribuan warga memenuhi Monas pada Senin (25/12) lalu. Meski akses masuk Monas saat itu tidak dibuka sejak pagi hari. 

"Kemarin kita pas Natal buka jam 11.30 WIB, yang datang bisa 113 ribu orang. Kita buka rada siang juga," lanjutnya. 

Munjarin mengungkapkan, pihaknya telah mengantisipasi jika pengunjung Monas membludak. Selain lapangan IRTI, dia mengalokasikan parkiran di pintu barat Monas. Kapasitas parkiran di pintu masuk Monas arah Istana Negara itu mencapai 200 mobil.

"Kalau IRTI penuh kita alihkan ke situ biasanya," kata Munjarin.

Demi menjaga ketertiban dan kebersihan jalannya acara tahun baru di Monas, sedikitnya 400 personel diturunkan pihak pengelola.  Ratusan petugas itu berfungsi menjaga kebersihan, keamanan serta mengantisipasi warga yang sakit.

Bagikan: