Realisasi Belanja Negara 2017 Nyaris Sempurna

Tim Editor

Menteri Keungan Sri Mulyani. (Zakiyah/era.id)

Jakarta, era.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, realisasi belanja negara pada 2017 mencapai Rp. 2.001,6 triliun atau sama dengan 92,89 persen dari APBNP 2017. Jumlah ini meningkat dari 7,4 persen dari tahun lalu.

"Dari sisi belanja, cerita positif tetap berlanjut, belanja negara mencapai Rp. 2.001,6 triliun ini adalah 92,8 persen dari total belanja negara di APBNP 2017, pertumbuhannya dibandingkan tahun 2016 adalah 7,4 persen," kata Sri usai Konfrensi Pers Awal Tahun 2018 di Aula Mezzanine, Gedung Djuanda I Lantai M, Jalan Dr. Wahidin Raya Nomor 1, Jakarta Pusat, Selasa (2/12/2018).

Dia menambahkan, penyerapan dan ekslusif negara jauh lebih baik pada 2017. Mengingat, pada 2016 belanja modal hanya teralisir 82 persen saja, begitu juga tahun 2015 yang teralisir di angka 85,2 persen.

"Realisasi belanja modal tahun 2017 jauh lebih baik, itu di atas 52 persen bahkan hampir 93 persen," tambahnya.

Sementara itu, realisasi belanja barang meningkat juga pada 2017. Pada tahun itu, realisasi belanja mencapai 96,8 persen, berbeda dengan 2015 dan 2016 yang tak mencapai angka 90%.

Peningkatan juga terjadi pada realisasi belanja sosial. Di bagian ini, realisasi mencapai 100 persen dari yang dianggarkan. Angka tersebut dinilai baik bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

"Jadi kita membelanjakan seluruhnya, tentu kontribusi dan belanja barang modal dan sosial ini sangat positif bagi pertumbuhan ekonomi dalam menjaga masyarakat, terutama kelompok miskin," tambahnya.

Begitu juga dengan realisasi belanja pemerintah pusat yang mengalami peningkatan. Jumlah realisasinya mencapai angka Rp. 1.259.6 triliun atau 92,1% dari APBNP.

"Beberapa outputnya infrastruktur telah dibangun, telah dibangun jalan 7.934 KM, jembatan 9.072 M, pembangunan bandara ada 3 dan 8 lanjutan dari bandara, dan rel kereta api telah dibangun 618,3 KM," kata Sri.

Dalam bidang pendidikan juga diketahui telah disalurkan Kartu Indonesia Pintar kepada 19,8 juta siswa, operasional sekolah 8 juta siswa, penyaluran bantuan Bidik Misi 364.4 ribu mahasiswa. Sementara, bidang kesehatan melalui Kartu Indonesia Sehat 92.1 juta orang, dan kelurga harapan 6 juta keluarga.

Ehiya, tim era.id punya video ilustrasi tentang sumber APBN 2017. APBN 2017 itu senilai 2.080,5 T. Mau tau dari mana uang segede itu? Yuk, simak videonya:

Bagikan: