Ke Pesantren di Sukabumi, PDIP Tukar Cincin dengan Keris

Tim Editor

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat berkunjung ke Pesantren Dzikir Al-Fath, Sukabumi, Jawa Barat (Diah/era.id)

Jakarta, era.id - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Ketua DPD PDIP Jawa Barat Tubagus Hasanuddin, beserta rombongan mengunjungi Pesantren Dzikir Al-Fath, Sukabumi, Jawa Barat. Kunjungan ini termasuk dalam rangkaian Safari Kebangsaan PDIP ke Cianjur, Sukabumi, dan Bogor.

Setibanya di sana, Hasto dan Hasanuddin disambut oleh pencak silat oleh para santri sebagai bentuk penyambutan terhadap tamu agung. Lalu mereka diajak berkeliling Museum Prabu Siliwangi peninggalan zaman Padjajaran.

Keluar dari museum, Hasto diangkat dan diarak dengan lisung sebagai bentuk memuliakan tamu. Hasto melenggangkan tangannnya mengikuti irama musik yang mengiringi menuju arena padepokan.


Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat berkunjung ke  Pesantren Dzikir Al-Fath, Sukabumi, Jawa Barat (Diah/era.id)

Hasto diberi ikat kepala bermotif batik oleh pimpinan pesantren, Syekh Fajar Laksana. Kata Fajar, makna dari ikat kepala tersebut adalah agar bisa mengikat diri dari hawa nafsu.

"Supaya dalam memimpin bangsa dan negara, agar tidak bernafsu. Maknanya adalah keadilan dan kekuatan," tutur Fajar di lokasi, Jumat (8/2/2019).

Kemudian, Fajar memberikan dua pusaka kepada Hasto dan Hasanuddin. Hasto mendapat Kujang Emas Arya Kuningan. Pusaka ini mengartikan makna orang yang memiliki misi membawa keadilan, kemakmuran, dan kesejahteraan.

"Diberikannya senjata berbentuk harimau ini, mudah-mudahan dalam memimpin bangsa bisa membawa keadilan dan kesejahteraan, seperti sila kelima keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," tutur Fajar.

Sementara, Tubagus diberikan keris yang dibuat pada masa pemerintahan Raden Joko Tingkir.

"Dari warisan keluarga, akan saya serahkan ke Tubagus Hasanuddin. Orang yang tidak tinggi derajatnya tak mungkin memiliki keris. Cocok untuk Pak TB, jenderal pula," lanjut Fajar.

PDIP tak ingin menerima tanpa membalas pemberian dari pesantren ini. Lewat Tubagus, PDIP menyerahkan cincin yang bermakna silaturahmi.

"Cincin ini bulat, menyiratkan silaturahmi persahabatan kita tidak ada putuskan. Kami sengaja memilih nomor urut 3 karena kami kebetulan dapat nomor 3. Merah, karena darah kami merah, NKRI," ujar Tubagus sambil menyerahkan cincin.

"Terima kasih Pak Hasto, saya terima cincin ini," balas Fajar.

Tag: sekjen pdi perjuangan hasto kristiyanto dana kampanye pemilu 2019 pilpres 2019

Bagikan: