Muncul Opsi Peniadaan Nobar di Lokasi Debat Pilpres 2019

| 20 Feb 2019 17:24
Muncul Opsi Peniadaan Nobar di Lokasi Debat Pilpres 2019
Kantor KPU (Diah/era.id)
Jakarta, era,id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI memiliki opsi rencana untuk tidak lagi memfasilitasi kegiatan nonton bareng penyelenggaraan debat ketiga antar calon wakil presiden 17 Maret.

"Kita putuskan di rapat selanjutnya apakah kegiatan nobar itu masih perlu diadakan atau ditiadakan. Nah masih ada opsi itu. Mari kita mengkaji bersama-sama plus dan minusnya," ucap Komisioner KPU Wahyu Setiawan di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (20/2/2019).

Wahyu mengatakan, kegiatan nobar tidak harus diadakan di dekat lokasi debat pilpres. Sebab masyarakat dapat melakukan kegiatan nonton bersama di daerahnya masing-masing.

"Tanpa harus difasilitasi pun, sebenarnya kelompok-kelompok masyarakat itu sampai ke daerah sudah melakukan nobar itu, sehingga tidak terlalu relevan kami melakukan fasilitasi kegiatan nobar di dekat area debat," kata Wahyu. 

Lebih lanjut, aspek kemanan juga menjadi bahan pertimbangan KPU tidak akan memasilitasi nonton bersama debat. Terlebih, ada insiden ledakan di dekat lokasi nobar Parkir Timur Senayan yang mengkhawatirkan penonton di sana. Selain itu, juga sempat ada adu mulut di dalam ruangan debat saat sesi istirahat.

"Termasuk aspek keamanan, tadi juga ada kajian begini, kalau di dalam sebenernya tidak rusuh, itu kami anggap hal yang wajar. Antarpendukung begitu wajar. Tetapi misalnya yang kejadian nobar di luar itu juga tadi kami sampaikan, mari kita sama-sama mengkaji dan itu tadi soal ini dibahas," ujar Wahyu. 

"Kami akan mengkaji, masing-masing mengkaji, sehingga pada pertemuan selanjutnya kami akan putuskan. Kita kan sebenarnya atas masukan dari TKN dan BPN, kami rekomendasikan nobar pada saat yang difasilitasi itu, kami rekomendasikan ditiadakan untuk mengurangi risiko," tambahnya. 

Debat ketiga ini diusulkan dipandu oleh Kedua nama itu adalah Alfito Deannova dan Putri Ayuningtyas. Debat tersebut akan cawapres saja, yaitu Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno. 

Tema debat yang akan dibahas adalah Pendidikan, Kesehatan, Ketenagakerjaan, serta Sosial dan Kebudayaan dan disiarkan di Trans TV, Trans 7, dan CNN TV Indonesia.

Rekomendasi