Gunung Mas Kalimantan Tengah, Jadi Ibu Kota Nih Pak?

| 09 May 2019 09:52
Gunung Mas Kalimantan Tengah, Jadi Ibu Kota Nih Pak?
Presiden Jokowi dan rombongan meninjau kawasan Gunung Mas, Kalimatan Tengah (Foto: Twitter @jokowi)
Jakarta, era.id - Teka-teki penempatan ibu kota baru pelan-pelan mulai memunculkan petunjuk jawabannya. Kawasan Gunung Mas, Kalimantan Tengah disebut sebagai wilayah yang siap untuk jadi ibu kota menggantikan Jakarta.

Presiden Joko Widodo mengatakan, kawasan Gunung Mas, Kalimantan Tengah, memiliki lahan yang siap dijadikan ibu kota pemerintahan Indonesia. 

"Kalau dari sisi keluasan, di sini mungkin paling siap. Mau minta 300 ribu hektare ya siap di sini. Kalau kurang masih tambah lagi juga siap," kata Presiden pada Rabu (8/5/2019), dilansir Antara

Jokowi sudah mendatangi 'kawasan segitiga' yang menjadi calon wilayah ibu kota yakni Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, dan Kabupaten Gunung Mas di Kalimantan Tengah. Ketiganya memang sudah disiapkan sebagai calon ibu kota baru.

Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno pernah memiliki visi untuk menjadikan salah satu wilayah di provinsi itu, yakni di Kota Palangka Raya, sebagai ibu kota.

Menurut Jokowi, terdapat alasan khusus dari Presiden Soekarno memilih Palangka Raya sebagai lokasi calon ibu kota.

Presiden menilai kawasan tersebut memiliki risiko bencana yang kecil. Namun dia menjelaskan untuk pembangunan kesiapan infrastruktur harus dibangun dari awal.

Kunjungan Presiden ke sejumlah calon ibu kota dilakukan untuk mendapatkan gambaran awal mengenai kelayakan wilayah-wilayah tersebut.

Nantinya, tim khusus akan kembali berkunjung untuk melakukan kajian dan kalkulasi mengenai kelayakannya sebelum pada akhirnya diambil keputusan.

"Saya ini ke lapangan hanya satu (tujuan), mencari feeling-nya. Biar dapat feeling-nya. Kalau sudah dapat feeling-nya nanti kalkulasi dan hitung-hitungan dalam memutuskan akan lebih mudah. Kalau ke lokasi saja belum, dapat feeling dari mana," ujar Jokowi.

 

Sejumlah pejabat yang turut hadir mendampingi Presiden yakni Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala BPN Sofyan Djalil, Staf Khusus Presiden Sukardi Rinakit, Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, dan Bupati Gunung Mas Arton Dohong.

Rekomendasi