KPU Bersiap Hadapi Gugatan Sengketa Pemilu

Tim Editor

Ketua KPU Arief Budiman (Diah/era.id)

Jakarta, era.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersiap menghadapi semua gugatan terkait Pemilu 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK). Ketua KPU Arief Budiman bahkan telah mengumpulkan perwakilan KPU Provinsi di kantornya guna menghadapi sidang gugatan sengketa pemilu di MK. 

Arief mengatakan KPU akan berfokus dalam menyiapkan bukti-bukti dan materi jawaban terhadap gugatan sengketa pemilu yang diajukan. 

"Jadi, kita tidak hanya menjawab. Tetapi, harus didukung sama data dan alat buktinya. Sebab, jawaban-jawaban kita belum tentu bisa diakui kan," kata Arief di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (31/5/2019).

Melanjutkan, Arief bilang konsolidasi data KPU yang diambil dari tiap kabupaten/kota dan provinsi akan disesuaikan dengan setiap gugatan yang diajukan peserta pemilu di MK. 

"Tetapi, kalau jawaban dan alat bukti udah sinkron maka, itu bisa menjadi jawaban yang meyakinkan di persidangan nanti," lanjut dia. 

Ditambahkan Arief, saat ini tidak ada kendala yang dihadapi KPU dalam mempersiapkan semua jawaban gugatan di MK. Dirinya hanya berharap dalam masa perbaikan ini, para peserta pemilu yang mengajukan gugatan tidak banyak mengubah permohonan awalnya. 

"Kalau cuma memperbaiki, berarti dokumen alat bukti segala macam enggak perlu kita rubah. Tapi kalau ternyata perbaikan itu termasuk mengajukan petitum baru misalnya, terus kemudian daerah sengketa baru, maka KPU mengubah persiapan juga," ungkap Arief. 

Dalam menghadapi sengketa Pemilu Serentak 2019 di MK. KPU sudah menggandeng lima firma hukum yang akan bekerja bersama menangani gugatan sengketa pemilu. 

Tim hukum yang ditunjuk KPU diakui merupakan orang-orang yang sudah berpengalaman dalam menghadapi persidangan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di tingkat pusat maupun pilkada.

"Salah satu ukurannya adalah punya pengalaman dalam menangani perkara-perkara pemilu dan pilkada. Pengalaman mereka adalah sebagai pendamping KPU, bukan sebagai penggugat atau lawan KPU," kata Komisioner KPU Hasyim Asy'ari. 


 

Tag: perlawanan terakhir prabowo

Bagikan: