Tiket Pesawat Mahal Berdampak pada 'Dapur' KPU

| 12 Jun 2019 21:06
Tiket Pesawat Mahal Berdampak pada 'Dapur' KPU
Ilustrasi Foto (Diah/era.id)
Jakarta, era.id - Mahalnya harga tiket pesawat mendampaki kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU). Di Jawa Timur, KPU akan melantik 189 komisioner di 36 kabupaten dan kota se-Jawa Timur.

Ketua KPU Arief Budiman bilang memang masa jabatan komisioner terkait sudah berakhir pada hari ini, Rabu (12/6/2019) ini. Sehingga memang sudah harus dilantik pada besok Kamis (13/6).

Rencananya, Arief melantik 108 komisioner tersebut pada hari ini. Namun, karena KPU melakukan rapat pleno dan baru selesai Selasa (11/6) tengah malam kemarin untuk membahas soal pelantikan komisioner baru, maka diputusakan pelantikan dilakukan pada Kamis (13/6).

"Karena kalau dilantik hari ini khawatir dari daerah yang jauh-jauh enggak bisa datang tepat waktu ke Jakarta untuk dilantik, malah nanti melantiknya berkali-berkali. Maka kita putuskan besok tapi semua harus sudah lengkap," ujar Arief di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Rabu (12/6/2019).

Biasanya, Arief melantik komisioner KPU, baik kabupaten/kota maupun provinsi di Jakarta. Bisa di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol ataupun hotel di sekitar Kantor KPU RI. 

Namun, Arief mempertimbangkan harga tiket pesawat yang sekarang lagi mahal-mahalnya. Kalau 180 orang diterangkan ke Jakarta, KPU bakal merogoh dana yang lebih besar. 

Untuk mengakalinya, maka Arief memutuskan KPU Pusat yang berangkat ke Surabaya dan melantik komisioner di sana. Lagipula, jumlahnya juga tidak terlalu banyak. Hanya sekretariat dan beberapa komisioner KPU RI. 

"Karena kabupaten/kota di Jatim jumlahnya banyak, kalau mereka diminta datang semua ke Jakarta, apalagi sekarang tiket lagi susah dan harganya mahal, bahkan kadang-kadang enggak dapat tiket. Kami berpikir efektif dan efisien saja, kalau begitu letakkan (pelantikan) di sana saja," tutupnya. 

Rekomendasi