Moeldoko dan Ceritanya bersama Jokowi

Tim Editor

Ilustrasi (era.id)

Jakarta, era.id - Moeldoko dilantik menjadi Kepala Kantor Staf Presiden (KSP). Kursi yang dia duduki sekarang sebelumnya ditempati Teten Masduki.

Nama Moeldoko tidak asing di publik. Dia adalah mantan Panglima TNI yang kini berpolitik bersama Hanura. Moeldoko diajak Oesman Sapta Odang masuk Hanura dan dikasih jabatan Wakil Ketua Dewan Pembina, di bawah Wiranto.

Jadi Panglima di zaman Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono pada 2013, dia bertugas selama 2 tahun. Lulusan Akabri 1981 itu dicopot Presiden Jokowi pada 2015 karena memasuki masa pensiun. Tongkat kepemimpinan Moeldoko digantikan juniornya, Gatot Nurmantyo.

Saat pernikahan anak Jokowi, Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution, Moeldoko secara mengejutkan mendapat tugas khusus. Dia ditunjuk menjadi perwakilan keluarga Jokowi untuk menyampaikan sambutan dalam acara pernikahan yang digelar pada 8 November 2017 tersebut.

Pagi ini, Rabu 17 Januari 2018, Presiden Jokowi melantik Moeldoko menjadi Kepala Staf Presiden. Selain Moeldoko, Presiden Jokowi juga melantik Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham menjadi Menteri Sosial menggantikan Khofifah Indar Parawansa. Kemudian, Presiden Jokowi juga melantik Agum Gumelar sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden. 

"Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta akan menjalankan peraturan perundang-undangan dengan seluruhnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara," kata Idrus, Moeldoko, dan Agum secara bersamaan mengikuti sumpah jabatan yang diucapkan Presiden Jokowi, Rabu (17/1/2018).

Setelah masuknya Moeldoko, ada dua kader Hanura yang menjadi pembantu Presiden Jokowi. Yaitu, Moeldoko dan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Wiranto.

Tag: reshuffle

Bagikan: