Jokowi Bakal Bertemu Ketum Parpol KIK, Bahas Koalisi?

| 03 Jul 2019 10:09
Jokowi Bakal Bertemu Ketum Parpol KIK, Bahas Koalisi?
Para petinggi Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin di Istana Bogor. (Facebook Verry Surya Hendrawan)
Jakarta, era.id - Presiden terpilih Joko Widodo telah melakukan pertemuan dengan Tim Kuasa Hukum, Tim Kampanye Nasional, dan Tim Kampanye Daerah Jokowi-Ma'ruf Amin di Istana Bogor pada Senin (1/7) dan Selasa (2/7). Selanjutnya, Jokowi diperkirakan bakal bertemu oleh Ketua Umum Partai Koalisi Indonesia Kerja.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Verry Surya Hendrawan. Meski menyebut bakal ada pertemuan antara Jokowi dan ketum parpol koalisi, namun, dia belum mengetahui lebih lanjut apakah bakal ada pembahasan soal kabinet.

"Semoga dalam waktu dekat ada pertemuan ketum parpol KIK dengan kepala negara terpilih. Tapi, apakah bahas kabinet, saya juga belum tahu," kata Verry kepada era.id, Rabu (3/7/2019).

Terkait pertemuan TKN dan TKD di Istana Bogor, Verry juga hadir dalam acara itu mengatakan, pertemuan silaturahmi itu berjalan santai. Tidak ada pembahasan berat seperti pembahasan kabinet di periode 2019-2024. Bahkan TKN dan TKD yang hadir sempat berswafoto di tangga Istana Bogor.

Selain Verry, para petinggi TKN yang hadir dalam pertemuan ini adalah Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir, Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Henry Lontung dan Johnny G Plate. Ada juga Direktur Direktorat Pemilih Muda dan Milenial, Bahlil Lahadalia serta Sekjen PKB Hanif Dhakiri.

Jamuan saat pertemuan malam itu adalah sate ayam, sate kambing, nasi piwet dan wedang ronde. Saat menyantap makanan, dari penuturan Verry, Jokowi juga sempat mengingat-ingat cerita lucu saat kampanye. Menurut Sekjen PKPI ini, ada dua lokasi kampanye yang benar-benar berkesan bagi Jokowi.

"Misalnya saat Beliau berkampanye di Tegal. Biar pun hujan sangat deras namun tidak ada satu pun massa yang bergerak meninggalkan lokasi kampanye," ungkapnya.

<iframe src="https://www.facebook.com/plugins/post.php?href=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fverry.s.hendrawan%2Fposts%2F10217179807200221&width=500" width="500" height="731" style="border:none;overflow:hidden" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" allow="encrypted-media"></iframe>

"Sehingga melihat antusiasme itu, Pak Jokowi memutuskan untuk tetap berpidato di tengah hujan yang sangat deras bersama ribuan massa. Basah kuyup dan ini juga diikuti oleh Bu Jokowi. Padahal setelah itu, masih harus berkampanye di Brebes," imbuhnya.

Kota kedua yang dimaksud Jokowi adalah Sorong di Provinsi Papua. Bagi Jokowi, kampanye ini jadi berkesan karena banyak warga yang menunggu dirinya sejak sore. Bahkan, perjalanannya dari bandara harus ditempuh dengan waktu yang lebih lama. Sebab, mobilnya dicegat para pendukung yang telah menunggu.

"Akhirnya jarak yang seharusnya ditempuh 14 menit dari Bandara, menjadi 1 jam 15 menit. Massa di sepanjang jalan sampai tengah malam terus mencegat dan meminta Pak Jokowi untuk turun dan bersalaman," tutupnya.

Rekomendasi