Bamsoet dan Laporan Kekayaan yang Tertunda

Tim Editor

Sedang memuat podcast...

Ketua DPR Bambang Soesatyo. (instagram)

Jakarta, era.id - Belakangan, kekayaan Bambang Soesatyo setelah resmi menggantikan Setya Novanto di kursi Ketua DPR ramai diperbincangkan warganet. Lihat saja, wakil rakyat yang akrab disapa Bamsoet ini di akun instagramnya @bambang.soesatyo, bergelimang mobil mewah.

Bamsoet pamer Hummer H2, Land Rover, Bentley Mulsanne, Toyota Alphard, Toyota Vellfire, Mercedes-Benz S400, Ferrari California, Tesla model X, Rolls-Royce Phantom dan Jeep Rubicon. Bamsoet juga punya Harley Davidson lho.


(dok instagram @bambang.soesatyo)

Keren kan? Tapi masih ada yang kurang nih. Undang Undang Nomor 28 Tahun 1999 menyebutkan, Ketua DPR yang baru dilantik, sejumlah menteri dan pejabat penyelenggara negara wajib melaporkan harta kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Nah, menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah, sejak dilantik Senin (15/1) sebagai Ketua DPR, Bamsoet belum juga menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Dari informasi yang dilansir era.id dari laman https://acch.kpk.go.id, Bamsoet terakhir menyerahkan LHKPN saat dirinya menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2014-2019. 


(dok instagram @bambang.soesatyo)

Dalam LHKPN yang diserahkan pada 31 Maret 2016 tersebut, tercatat nama Bambang Soesatyo memiliki kekayaan sebesar Rp 62.741.853.941. Harta si penyuka mobil sport mewah ini meningkat dari tahun 2010 yang hanya sebesar Rp24.116.034.728.

Menurut Febri, meski sebelumnya para pejabat penyelenggara sudah menyerahkan LHKPN, namun laporan tersebut harus diperbarui setiap pejabat yang menempati jabatan baru. LHKPN ini sangat diperlukan untuk mencegah tindak korupsi pejabat penyelenggara negara, katanya.
 
"Ada waktu sekitar tiga bulan untuk melengkapi berkas-berkas atau jika dibutuhkan KPK dapat memberikan saran. Kalau ada keraguan harus dilampirkan bisa ditanya juga ke KPK," terang Febri, Jumat (19/1/2018).

Tag: ketua dpr bambang soesatyo

Bagikan: