Bumi Bakal Kedatangan Tamu Asteroid Seukuran Patung Liberty

Tim Editor

Ilustrasi (Pixabay)

Jakarta, era.id - Pekan lalu, bumi baru saja kedatangan tamu dua asteroid. Kini, Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat kembali mengumumkan bahwa akan datang lagi asteroid seukuran Patung Liberty dan melintasi bumi dengan kecepatan 26.500 mph.

Benda langit itu akan masuk dalam orbit bumi pada Sabtu, 21 September 2019. Ancaman tabrakan asteroid ini baru terdeteksi keberadaannya sekitar satu setengah minggu lalu. Dikutip dari Express.co.uk, asteroid yang dikenal sebagai 2019 RB3 ini diklasifikasikan sebagai objek yang dekat dengan bumi (NEO). 

NASA Center for Near-Earth Object Studies (CNEOS) mengungkapkan asteroid itu memiliki ukuran sekitar 124 meter dengan diameter hingga 278 kaki. Ukuran asteroid diperkirakan hampir sama besarnya dengan Patung Liberty, dengan tinggi sekitar 310 kaki.


Frekuensi ukuran asteroid dan daya ledaknya. (Sumber: Twitter @AsteroidDay)

Asteroid 2019 RB3 telah diamati oleh NASA sejak pertama kali ditemukan. Asteroid ini juga diklasifikasikan sebagai jenis Apollo yang akan masuk dalam orbit bumi. Kendati demikian, asteroid ini memiliki zona orbit tetap yakni dalam orbit planet Mars. 

Keberadaan asteroid sering disebut sebagai salah satu ancaman kehidupan di bumi. Para ilmuan menyimpulkan bahwa asteroid telah membunuh spesies dinosaurus dan menyebabkan musim dingin, yang diikuti dengan gempa bumi, tsunami, dan meletesunya gunung berapi.

Sebelumnya, dua asteroid berukuran dua kali Empire State Building juga melintasi bumi pada 13-14 September 2019. Namun, benda asing itu melintas dengan aman dan tidak menimbulkan acaman bagi bumi, demikian konfirmasi NASA dalam laman resminya. 

"Kedua asteroid itu melintas pada jarak sekitar 14 jarak bulan dari bumi, atau sekitar 3,5 juta mil jauhnya, tetapi asteroid kecil banyak diamati telah melintasi bumi dengan jarak dekat sepanjang waktu," kata Lindley Johnson, ketua program untuk Koordinasi Pertahanan Planet NASA.

Asteroid pertama yang dikenal sebagai asteroid 2000 QW7 melintasi bumi dengan jarak 3 juta mil dari bumi. Asteroid ini memiliki ukuran antara 300 hingga 600 meter.

Asteroid kedua, 2010 CO1, yang relatif berukuran lebih kecil antara 120 hingga 260 meter, juga melintas di hari yang sama pada Sabtu pagi, 14 September. Asteroid akan terus mengorbit matahari dan diperkirakan akan kembali melintasi bumi pada Oktober 2038.
 

Tag: asteroid jatuh pencurian dana nasabah bri

Bagikan: