Namun, petugas ini ditolak kehadirannya di sana. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Edwar Sanger menyatakan, belum membutuhkan tenaga dari pihak lain. Sebab, Satgas Riau yang berjumlah 5.800 orang masih mampu bekerja maksimal.
Anies lalu merespons penolakan ini. Dia bilang, penempatan petugas dari DKI Jakarta ke Riau bukan atas kehendaknya melainkan BNPB.
"Kami ngirim-nya enggak ke sana (Riau), ngirim-nya ke pemerintah pusat (BNPB dan Kemendagri). Nantinya, pemerintah pusat yang ngirim ke sana. Jadi, memang koordinasinya dengan Kemendagri dan BNPB," kata Anies di kawasan Jakarta Utara, Rabu (18/9/2019).
Dia menambahkan, alasan penolakan petugasnya di Riau karena masalah penanganan api di sana telah selesai. Kini, petugas dari Pemprov DKI Jakarta ini dikirim untuk penanganan karhutla di Kalimantan Tengah.
"Jadi, kami senang dan bersyukur kalau ternyata Riau sudah bebas asap. Memang tujuan kita adalah membantu memadamkan api dan mengendalikan dampak-dampak daripada asap," kata Anies.
Petugas yang dikirim Anies terdiri dari, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan sebanyak 25 orang, Dinas Kesehatan sebanyak 10 orang yang akan membuat dua posko dan BPBD sebanyak 5 orang, Dinas Sosial sebanyak 10 orang, tim relawan Jakarta sebanyak 10 orang, serta tim pendukung sebanyak 5 orang.
-
Misteri Kematian Anak Gajah di Tesso Nilo, Pemilik Lahan Jadi Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
03 Mar 2026 11:001 -
2
-
Situasi Geopolitik Memanas, Prabowo Kumpulkan Mantan Presiden dan Wapres di Istana Malam Ini
03 Mar 2026 15:493 -
4
-
Kena OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terancam Gagal Lebaran Bareng Keluarga
03 Mar 2026 12:175