Hilangnya Bayangan Raja Salman bin Abdulaziz

Tim Editor

King Salman dan pengawal pribadi Maj. Gen. Abdulaziz Al-Fagham (Twitter/tfrabiah)

Jakarta, era.id - Kematian Mayor Jenderal Abdulaziz al Fagham atau dikenal sebagai The Keeper of King, pengawal pribadi Raja Salman bin Abdulaziz telah mengejutkan masyarakat Arab Saudi dan dunia.

Pengawal pribadi terbaik Raja Salman itu dilaporkan tewas tertembak. Namun insiden itu bukan terjadi saat Fagham bertugas melainkan akibat terlibat pertengkaran.

Insiden penembakan bermula ketika Fagham berkunjung ke salah satu kediaman kerabatnya di Kota Pelabuhan Laut Merrah Jeddah, Minggu (29/9) waktu setempat. Selang beberapa saat, temannya yang bernama Mamdouh bin Meshaal al-Ali tiba di tempat itu. 

Dikutip dari SPA, Fagham bersama Ali dan pemilik rumah yang juga kerabatnya terlibat pertengkaran. Belum diketahui apa masalah yang terjadi antara ketiganya. Pertengkaran itu membuat Ali keluar dan kembali dengan membawa senjata. Dor! Ia menembak secara membabi-buta ke arah orang yang ada di dalam rumah, termasuk pengawal pribadi Raja Salman.

Baca Juga: MBS Akhirnya Buka Suara soal Kematian Khashoggi

Aksi penembakan itu kemudian dilaporkan kepada kepolisian. Tak berselang lama saat polisi tiba, Ali menolak untuk menyerahkan diri. Hal ini memicu kembali baku tembak yang terjadi antara pelaku dan aparat keamanan. Ini juga yang membuat petugas mengambil langkah untuk menembak mati pelaku, demikian dikutip Al Jazeera. 

Akibat insiden ini, lima anggota kepolisian dilaporkan terluka. Sementara itu, selain Fagham terdapat dua orang lainnya yang terkena tembakan, salah satunya warga negara Filipina. Para korban segera dilarikan ke rumah sakit, namun nyawa Fagham tidak dapat diselamatkan.

Kabar kematian Fagham menuai ucapan belasungkawa dari masyarakat Arab Saudi hingga para paejabat di media sosial, salah satunya adalah Penasihat Pengadilan Kerajaan Saudi Turki Alalshikh.

"Tuhan memberkati Anda selama sepuluh tahun ini. Semua yang terbaik untuk Anda. Anda menelpon saya hari ini dan kita tertawa berbicara tentang Riyadh. Sampai jumpa setelah hari ini," tulisnya dalam akun Twitter @Turki_alalshikh.
 


Seperti apa sosok pengawal pribadi Raja Salman itu?

Dijuluki sebagai bayangan Raja Salman, Abdulaziz al Fagham sudah berkarier sebagai pengawal pribadi kerjaan selama 15 tahun lamanya. Ia dikenal karena memiliki postur tubuh yang tinggi dan kekar. 

Dikutip dari AFP, harian Okaz menyebut Fagham sebagai perwira yang berhasil mendapatkan kepercayaan serta cinta dari masyarakat Saudi yang melihatnya sebagai sosok yang menarik dan mencolok. Ia memiliki banyak keterampilan profesional, kecepatan intuisi, perilaku yang baik, serta pengabdian besarnya dalam pekerjaan.

Fagham mengikuti jejak ayahnya Jenderal Badah bin Abdullah al-Fagham yang telah bekerja sebagai pengawal pribadi Raja Abdullah bin Abdul Aziz selama lebih dari 30 tahun sebelum ia meninggal pada usia 47 tahun. 

Baca Juga: Diam-Diam Arab Saudi Jual Bangunan Tempat Eksekusi Jamal Khashoggi

Fagham kemudian masuk ke King Khalid Military College pada awal 1989 dan lulus pada akhir 1991. Usai kelulusannya, ia langsung diangkat ke dalam Brigade Khusus dan dipindahkan ke Royal Guard, demikian dikutip see.news.

Dia pernah menjadi perwira penghubung bagi prosesi resmi Raja Abdullah, dan kemudian mendampingi selama 10 tahun. Setelah Raja Abdullah wafat, Fagham mengambil sejumlah kursus spesialis pelindung keluarga kerajaan, dan kemudian menjadi pengawal Raja Salman. Namanya telah terdaftar dalam Wolrd Bodyguard oleh World Academy.

Pada tahun 2017, ia mendapatkan kekaguman luar biasa dari masyarakat luas, usai fotonya yang membantu Raja Salman mengenakan sepatu di KTT Riyadh beredar luas di media sosial serta diberitakan di berbagai media.


King Salman dan pengawal pribadi Maj. Gen. Abdulaziz al-Fagham.

Tag: perubahan arab saudi raja salman

Bagikan: