Sandiaga Sebut Robohnya LRT karena Dikejar Target
Sandiaga Sebut Robohnya LRT karena Dikejar Target

Sandiaga Sebut Robohnya LRT karena Dikejar Target

By akuntono | 22 Jan 2018 09:35
Jakarta, era.id - Konstruksi proyek light rail transit (LRT) di Jalan Kayu Putih Raya, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, roboh. Peristiwa yang terjadi pada Senin (22/1/2018), pukul 00.10 WIB itu, menimbulkan lima korban luka. 

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengaku belum mengetahui ihwal robohnya LRT tersebut. "Jadi saya belum dapat laporan. Tadi pagi saya sempat browsing di sending urgent belum ada laporan tersebut," kata Sandi di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Senin pagi.

Dikatakan Sandi, sejak lama ia berpesan kepada Direktur Utama Jakarta Propertindo (JakPro) Satya Heragandhi yang menangani proyek tersebut, untuk memerhatikan keselamatan kerja, meski dikejar target selesai sebelum pelaksanaan Asian Games. Satya mengejar proyek yang ditargetkan rampung Juli 2018 dengan menambah shift pekerja.

"Kalau dikejar target selalu seperti itu, ada saja prosedur yang terlupakan demi efisiensi waktu dan lain sebagainya," tambah Sandi

Mengetahui jatuhnya korban pada peristiwa tersebut, Sandi ikut berduka. "Prihatin dan sangat berduka cita. Tentunya kalau ada pekerja yang menjadi korban dari kecelakaan pekerjaan proyek," tutur dia.

Adapun kelima orang korban runtuhnya LRT Kayu Manis, Jakarta Timur, adalah Rois Julianto (27), Wahyudin (18), Abdul Mupit (30), Ahmad Kumaedi (22), dan Jamal (belum bisa dimintai keterangan karena masih dalam perawatan).

Saat ini para korban tengah di rawat di Rumah Sakit Colombia Asia, Jakarta Timur. Adapun penyebab kecelakaan masih diselidiki. 

Tags : lrt
Rekomendasi
Tutup