Susunan Kabinet Jokowi Sudah Ditetapkan

Tim Editor

    Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Widodo (Foto: Twitter @KemensetnegRI)

    Jakarta, era.id - Presiden Joko Widodo berjanji akan mengumumkan nama-nama menteri dalam kabinetnya pada Senin, 20 Oktober 2019 pagi hari. Pemilihan waktu ini dilakukan setelah kepulangan Ma'ruf Amin dari Jepang. Ma'ruf pergi ke Jepang, sore ini.

    "Sudah rampung, sudah selesai, nanti besok pagi saya kenalkan," kata Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka Jakarta, dilansir Antara, Minggu (20/10/2019).

    "Besok pagi saya kenalkan, karena nanti sorenya, Pak KH Maruf Amin harus ke Jepang untuk menghadiri penobatan kaisar ke Jepang," tambah Presiden.

    Presiden menyampaikan hal tersebut sesaat sebelum berangkat menuju ke Kompleks Parlemen untuk menghadiri pelantik dirinya dan Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih.

    Namun Presiden Jokowi belum memastikan apakah setelah diumumkan tim kabinet tersebut akan langsung dilantik.

    "Dikenalkan dulu kemudian dilantik, kalau sudah dikenalkan ya mesti dilantik," ungkap Presiden.

    Jokowi menambahkan, para menteri yang akan membantunya berjumlah 34 orang. "Kurang lebih 16 orang (dari partai), saya belum hitung tapi kurang lebih."

    Dia tak merinci nama-nama menteri lama yang masih akan membantunya. Namun dia memastikan banyak orang baru di kabinetnya ini.

    "Masih banyak (menteri lama), tapi yang baru lebih banyak," ungkap Presiden.


    Grafis oleh Ilham/era.id

    Terkait nomenklatur kementerian yang baru, Presiden pun enggan memberikan bocorannya. "Besoklah," kata Presiden saat ditanya soal nama lembaga baru.

    Presiden Jokowi dalam media sosial resminya, susunan kabinet pemerintahan periode mendatang sudah rampung. Mereka terserak di semua bidang pekerjaan dan profesi: akademisi, birokrasi, politisi, santri, TNI dan polisi.

    Orang-orang dalam kabinet itu diharapkan dapat memperkokoh kelembagaan yang mengurus investasi, mampu membujuk investor untuk menciptakan berbagai macam keuntungan tambahan bagi Indonesia. Investasi yang masuk ke Indonesia itu tentu bukan usaha yang hanya mengeksploitasi bangsa Indonesia.

    Tidak ketinggalan para menteri tersebut diharapkan punya kemampuan eksekusi program ditambah manajerial.


    Grafis oleh Ilham/era.id

    Tag: jokowi-maruf amin pemilu 2019 tauliah kedua jokowi

    Bagikan :