Mobil-Mobil Baru Pimpinan Parlemen Negeri Ini

Tim Editor

Deretan Mobil baru pimpinan parlemen (Mery/era.id)

Jakarta, era.id - Kehadiran 10 mobil Toyota Crown 2.5 HV G-Executive berwarna hitam yang masih baru, menjadi pusat perhatian. Mobil tersebut berjejer diparkiran Pimpinan MPR, DPR dan DPD yang terletak di halaman Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Mobil ini adalah mobil dinas baru untuk para pimpinan MPR, DPR dan DPD. Seperti diberitakan sebelumnya, tidak hanya para menteri Jokowi yang mendapat mobil dinas baru, pimpinan di lembaga legislatif ini juga dapat hak yang sama.

Pelat mobilnya pun sudah terpasang dengan pelat nomor masing-masing kode kenegaraan Pimpinan MPR, DPR dan DPD. Di antaranya RI 7 yang diperuntukkan untuk Ketua DPD, La Nyalla Matalliti; RI 56 untuk Wakil Ketua DPR Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) Muhaimin Iskandar; RI 59 untuk Wakil Ketua DPD; RI 62, RI 68, B 1029 RFR dan pelat khusus pejabat negara lainnya.

Dilihat era.id di lokasi, di dalam mobil terdapat kotak tisu dan minuman kemasan. Nampaknya mobil tersebut sudah mulai digunakan oleh para Pimpiman MPR, DPR dan DPD.


Salah satu mobil mewah pimpinan Parlemen berpelat RI 62 (Mery/era.id)

Toyota Crown Hybrid merupakan mobil sedan kelas atas yang mengusung mesin 2.500 cc dengan teknologi Hybrid Electric Vehicle (HEV) yang irit bahan bakar dan rendah emisi. Mobil buatan Jepang ini juga ramah lingkungan.

Berdasarkan dokumen yang terdapat pada Sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kementerian Keuangan, PT Astra Internasional (AI) terpilih menjadi pemenang tender mobil baru untuk menteri kabinet pemerintahan Jokowi. Pengadaan ini dilakukan sejak 19 Maret 2019, dengan pagu anggaran paketnya senilai Rp152,5 miliar untuk 101 unit yang diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2019.

Wakil Ketua MPR Syarief Hasan mengaku, tidak ada yang istimewa dari mobil dinas baru yang diberikan negara untuk dirinya. Dia menilai, mobil ini masih dalam kategori standar.

"Saya cobain, biasa aja. Mobil saya lebih bagus dari ini. Saya pikir biasa, standar. Menurut saya sih, ya biasa aja," tutur Syarief, di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/10/2019).


Bagian interior mobil (Mery/era.id)

Terkait dengan anggaran yang tidak sedikit untuk mobil dinas ini, Syarief enggan mengomentari hal itu. "Saya tidak tahu, untuk detail bisa ditanyakan ke Setneg," ucapnya.

Senada, Wakil Ketua DPR Aziz Syamsudin mengatakan, tidak mempermasalahkan ada atau tidak adanya fasilitas bawaan dari mobil tersebut. Bagi Aziz, mobil ini juga hanya dipakai untuk dinas.

"Sudah boleh. Nyampenya udah dari hari Minggu udah nyampe. Namanya mobil dipakai aja kan. Yang penting AC, kan gitu," ucapnya.
 
 

Tag: otomotif mobil kepresidenan putin ketua dpr anggota dewan

Bagikan: