Anies Dituding Tak Fokus Tanggulangi Banjir

| 18 Dec 2019 15:40
Anies Dituding Tak Fokus Tanggulangi Banjir
Sebuah motor terendam air di bilangan Permata Hijau, Jakarta Selatan. (Twitter @RidwanSimbolon9)
Jakarta, era.id - Banjir yang terjadi di beberapa titik di Jakarta pada siang hingga petang hari ini tidak mengejutkan, karena sudah selama musim kemarau lalu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak melakukan upaya preventif dalam menangani banjir di Ibu kota. 

Tidak dilakukannya upaya pemeliharaan serta pengerukan waduk dan sungai di Jakarta. Saluran gorong-gorong dan saluran air lainnya juga tidak dipersiapkan untuk mengatasi hujan di musim penghujan yang sudah di depan mata ini. Maka tidak mengherankan jika banjir hari ini terjadi di beberapa titik yang selama ini tidak terjadi banjir, diduga karena mampetnya saluran pembuangan air di wilayah tersebut.

“Prioritas pak Gubernur nampaknya hanya fokus di program beutifikasi saja, sehingga melupakan masalah Jakarta yang paling fundamental, yaitu banjir,” ujar Anggota Komisi D Fraksi DPRD dari PDI Perjuangan, Yuke Yurike, Rabu (18/12/2019).

Selain tidak memprioritaskan program penanggulangan banjir, program naturalisasi sungai selama beberapa tahun ini tidak berjalan, karena tidak dilakukan pembebasan lahan oleh Pemerintah Provinsi Jakarta, padahal untuk pembangunan infrastruktur bekerjasama dengan Pemerintah Pusat. 

“Pak Gubernur tidak jelas roadmap untuk penanggulangan banjir pada tahun 2020 nanti, tetapi malah fokus kepada program-program pencitraan yang tidak bermanfaat bagi masyarakat luas,” lanjut Yuke.

Seharusnya banjir hari ini menjadi alarm bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk segera bergerak dan melakukan persiapan dalam menghadapi banjir kedepannya. Pemprov tidak bisa selalu berngantung kepada kesigapan Pasukan orange dan Biru dalam upaya penanggulangan banjir. Diperlukan satu upaya yang kongkrit dalam penanggulangan banjir Ibu kota.

 

Tags : banjir
Rekomendasi