Imbas Demo, Transjakarta Pilih Tak Beroperasi

Tim Editor

Kawasan Tanah Abang, Jakarta. (Yasir/era.id)

Jakarta, era.id - Usai demonstrasi dan aksi mogok yang dilakukan sejumlah sopir angkutan umum kota (angkot) sejak Senin (29/1). Bus Transjakarta Tanah Abang Explore menghentikan sementara pelayanan bus gratis yang berkeliling di kawasan Tanah Abang tersebut.

Penyebabnya disiyalir akibat suasana yang belum kondusif, menyusul demostrasi yang dilakukan gabungan sopir Mikrolet M03 Tanah Abang-Roxy, M08 Tanah Abang-Kota, M09 Tanah Abang-Kebayoran Lama dan M 10 jurusan Tanah Abang-Jembatan Lima.

Penghentian operasional bus Transjakarta Tanah Abang Explore juga melalui rekomendasi dari Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta.

Biasanya bus Transjakarta Tanah Abang Explore berkeliling dan berhenti di enam halte di kawasan Tanah Abang, Jakarta. Halte tersebut yakni Halte Stasiun Tanah Abang, Halte Blok G, Halte Blok B, Halte Auri, Halte Blok E, dan berakhir di Halte Flayeover Jatibaru.

Suharso (35), pedagang kopi di kawasan Tanah Abang menyebutkan, sejak pukul 11.00 WIB kemarin, Transjakarta Tanah Abang Explore berhenti beroperasi. "Ya dari kemarin lah kira-kira jam sebelas sampai hari ini," ujar dia kepada era.id, Selasa (30/1/2018).

Pantauan era.id di lokasi, Selasa (30/1/2018). Sejak pukul 09.40 WIB, sejumlah angkot yang biasa beroperasi di kawasan Tanah Abang mulai kembali beraktivitas seperti biasa.

Koordinator aksi demo angkot, Rosyid, menyebut berhenti beroperasinya bus Transjakarta Tanah Abang Explore memberi dampak positif pada omzet angkutan umum. 

"Keuntungan ada. Explore itu gratis, kalau penumpang itu diangkut satu orang tiga ribu. Sehari satu bus itu itu 100 (penumpang) kalau 20 bus? Itu duit sopir loh, secara tidak langsung," ujar Rosyid yang sehari-harinya bekerja sebagai sopir angkot M 08 itu. (Muhamad Yasir)

Tag: tanah abang transportasi kepemimpinan anies-sandi

Bagikan: