Perempuan Terinfeksi Virus Korona di China Melahirkan Bayi Sehat

| 06 Feb 2020 11:33
Perempuan Terinfeksi Virus Korona di China Melahirkan Bayi Sehat
Seorang perempuan positif 2019-nCoV melahirkan di Rumah Sakit Umum Kota Harbin. (Foto: Antara)
Jakarta, era.id - Seorang bayi di Provinsi Heilongjiang, China, lahir dalam kondisi sehat. Padahal ibu yang melahirkannya mengalami radang paru-paru (pneumonia) berat setelah terinveksi virus korona.

Sebelum melahirkan, sang ibu diketahui mengalami demam dengan suhu tubuh 37,3 derajat celsius dan hasil tes laboratorium positif terinfeksi 2019-nCoV. Saat itu, usia kehamilannya sudah memasuki 38 pekan, demikian Wakil Direktur Rumah Sakit Umum Kota Harbin, Na Hui, kepada wartawan, Selasa (4/2).

Akhirnya dokter rumah sakit di Ibu Kota Provinsi Heilongjiang itu memutuskan persalinan melalui operasi cesar terhadap perempuan hamil tersebut.

Hasil tes laboratorium pada Jumat (31/1) dan Minggu (2/2) menunjukkan bahwa bayi yang dilahirkan perempuan tersebut negatif 2019-nCoV.

Menurut Na, suhu badan ibu bayi itu kembali normal pada Minggu (2/2). Ibu dan bayinya sampai saat ini menjalani karantina dengan didampingi dua tim medis yang khusus memberikan perawatan dan melakukan observasi.

Pihak rumah sakit di wilayah timur laut China itu tidak bersedia menyebutkan jati diri ibu dan bayinya. Sementara itu, hingga Rabu (5/2), jumlah kasus positif virus korona mencapai angka 24.433 dan terduga (23.260).

Data otoritas kesehatan China menunjukkan jumlah pasien pneumonia akibat 2019-nCoV yang parah sebanyak 3.219 orang. Angka kematian akibat pandemi tersebut mencapai 493 kasus, namun angka kesembuhannya 981 kasus.

Tags : korona
Rekomendasi