Jepang Juga Siaga Covid-19

Tim Editor

Warga Jepang (Japan Today)

Jakarta, era.id - Jumlah korban yang terinfeksi virus Covid-19 di Jepang terus bertambah. Jepang kini memasuki fase baru terkait wabah Virus SARS-Cov-2. Sejauh ini, virus korona baru tersebut telah menginfeksi 59 warga Jepang dan telah menyebar antarmanusia yang tak pernah punya riwayat bepergian ke China.

Menteri Kesehatan Jepang, Katsunobu Kato meminta warganya menghindari kerumunan massa dan acara kumpul-kumpul yang tidak penting. Termasuk antrean panjang kereta komuter demi mencegah Covid-19 semakin menyebar di negaranya.

Kementerian Kesehatan Jepang menyebutkan seorang petugas karantina di kapal pesiar Diamond Princess terinfeksi virus korona baru.

Kementerian menyebutkan petugas itu merupakan pria berusia 50-an tahun dan berada di kapal pesiar itu sejak Selasa lalu, untuk mengumpulkan informasi dan menghubungi Kementerian Kesehatan. Ia menderita demam pada Jumat (14/2) dan dipastikan terinfeksi pada Minggu kemarin. Kementerian Kesehatan itu mengatakan pria tersebut mulai dirawat di rumah sakit pagi tadi.

Sebuah rumah sakit di Kota Sagamihara, Kanagawa memastikan satu lagi kasus infeksi virus korona baru pada Senin. RS Chuo Sagamihara menyampaikan dalam situs web bahwa seorang stafnya terinfeksi setelah merawat seorang perempuan yang meninggal pada Kamis (13/2) akibat virus korona baru.

Kato menyatakan nenek itu meninggal dunia pada Kamis (13/2) waktu setempat. Namun diagnosis bahwa nenek itu terinfeksi virus corona atau Covid-19 baru terkonfirmasi setelah dia meninggal.

"Diduga orang ini menderita pneumonia yang disebabkan oleh novel coronavirus dan tes PCR pun dilakukan, setelah kematiannya baru dikonfirmasi bahwa hasil tesnya positif novel coronavirus," katanya seperti dikutip dari NHK, Senin (17/2/2020).

Pada Minggu, lima kasus lagi dipastikan di Tokyo dan salah satunya dikonfirmasi di Provinsi Aichi. Orang yang terinfeksi itu termasuk dokter berusia 60-an tahun, yang bekerja di rumah sakit di Distrik Ota, Tokyo. Ia melakukan kontak dengan seorang perawat yang telah dipastikan terinfeksi virus korona baru.

Perawat itu hadir dalam pesta di sebuah kapal pada 18 Januari. Dua orang pasien lagi yang terinfeksi virus korona baru merupakan seorang pengemudi taksi berusia 60-an tahun yang juga hadir dalam pesta itu dan seorang pria berusia 30-an tahun yang memiliki hubungan keluarga dengan pengemudi itu.

Pemerintah Tokyo menyebutkan seorang karyawan berusia 30-an tahun dan seorang pengemudi limosin berusia 60-an tahun yang tinggal di dekat Tokyo, juga dipastikan terinfeksi virus korona baru. Pemerintah Tokyo berupaya untuk melacak jalur infeksi tersebut dari kasus terbaru itu.

Pemerintah Provinsi Aichi di Jepang tengah mengonfirmasi seorang pria berusia 60-an tahun terinfeksi virus korona baru, pada Minggu.

Sejauh ini, otoritas Jepang mengonfirmasi 247 kasus Covid-19 di wilayahnya, termasuk 218 kasus dari kapal Diamond Princess yang dikarantina di Yokohama. Otoritas Jepang mengumumkan kematian pertama akibat virus korona ini, beberapa jam setelah mengonfirmasi 44 kasus tambahan dari kapal pesiar tersebut.
 

Tag: covid-19

Bagikan: