Kasus COVID-19 Termuda Ditemukan pada Bayi Baru Lahir di Inggris

Tim Editor

Ilustrasi (Pixabay)

London, era.id - Seorang bayi yang baru lahir di Inggris terbukti positif tertular virus COVID-19. Menurut pernyataan pihak rumah sakit,  sang ibu dibawa ke rumah sakit London dengan gejala pneumonia. Keduanya pun dinyatakan positif virus korona baru.

Kasus tersebut diyakini sebagai kasus COVID-19 termuda di Inggris. Tak diketahui pasti apakah bayi tersebut tertular saat di dalam kandungan atau selama proses melahirkan.

Rumah sakit melalui pernyataan mengatakan, "Dua pasien di rumah sakit North Middlesex University terbukti positif virus korona. Salah satu pasien dipindahkan ke pusat spesialis dan satunya lagi kini menjalani perawatan di ruang isolasi."

"Keselamatan pasien dan staf merupakan prioritas utama kami, jadi sesuai panduan dari Kesehatan Masyarakat Inggris, kami secara rutin membersihkan area tempat pasien dirawat dan staf yang melakukan kontak dekat dengan pasien ini diimbau untuk mengarantina diri."

BBC melaporkan bahwa hingga Sabtu (14/3) total kasus korona terkonfirmasi di Inggris mencapai 820 dengan 21 kematian.

Pemerintah pada Jumat (13/3) mengatakan sepertinya jumlah aktual kasus tersebut antara 5.000 hingga 10.000.

Virus korona, alias COVID-19, pertama kali muncul di China tengah pada Desember tahun lalu dan hingga kini telah menjangkit ke lebih dari 120 negara dan wilayah.

Kematian global akibat virus korona melebihi angka 5.300 dengan sedikitnya 142.000 kasus terkonfirmasi, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang menyebut Eropa sebagai episentrum baru virus korona.

Tag: covid-19

Bagikan: