Sudah 10 Ribu Orang di Italia Meninggal Akibat COVID-19

Tim Editor

Gambar oleh Vektor Kunst iXimus dari Pixabay

Jakarta, era.id - Masa penguncian di seluruh wilayah Italia diperpanjang hingga satu bulan ke depan. Kondisi ini buntut semakin banyaknya penderita COVID-19 yang meninggal di negara itu.

Seperti diambil data dari gisanddata, Senin (30/3/2020) pukul 09.40 WIB, angka kematian akibat COVID-19 di negara ini mencapai 10.779 jiwa. Dalam satu hari, ada penambahan 756 orang.

Jumlah korban meninggal di Italia, kini menjadi yang tertinggi di dunia. Menyumbang lebih dari sepertiga seluruh kematian akibat virus corona secara global.

Di Spanyol, angka kematian mencapai 6.803 orang. Sedangkan di Iran sebanyak 2.640 orang.

Pada Jumat (27/3), Italia mencatat jumlah kematian tertinggi harian yakni 919 kematian. Jumlah tersebut turun pada Sabtu dengan 889 kematian.

Jumlah total kasus COVID-19 di Italia juga mengalami kenaikan pada Minggu menjadi 97.689 dari jumlah sebelumnya 92. 472, kenaikan kasus harian terendah sejak Rabu.

Sebanyak 13.030 pasien dinyatakan sembuh pada Minggu, dibanding 12.384 sehari sebelumnya. Sementara itu, 3.906 orang dalam perawatan intensif, naik dari 3.856.

Lombardy menjadi kawasan Italia terparah yang dilanda virus corona, dengan kenaikan laporan kematian sekitar 416 pada Minggu.

Tag: covid-19

Bagikan: