Ekuador melaporkan 318 pasien meninggal dunia akibat COVID-19. Jumlah itu jadi angka kematian tertinggi di wilayah Amerika Selatan. Namun, Presiden Lenin Moreno pada pekan ini mengatakan jumlah pasien kemungkinan lebih tinggi karena pemerintah mengangkuti sedikitnya 100 jasad per hari.
Banyak dari jasad itu diangkut dari rumah-rumah karena aturan karantina melarang warga mengubur jenazah kerabat mereka, demikian dikutip Antara, Minggu (5/4/2020).
Otoritas di Ekuador menyediakan tiga kontainer berpendingin sepanjang 12 meter (40 kaki) di rumah sakit milik pemerintah untuk menyimpan jenazah sembari menunggu penguburan, kata Wali Kota Guayaquil Cynthia Viteri.
Sejauh ini, sekitar 150 korban COVID-19 telah dikubur di suatu kompleks pemakaman milik pribadi di kota pelabuhan itu.
-
Soleh Solihun Maju Jadi Cawagub di Bapak Paling Jujur, Ini Tantangan yang Dihadapi
17 Sep 2026 12:391 -
Indeks Bisnis UMKM BRI Triwulan II 2026: Ketahanan UMKM Terjaga, Ditopang Optimisme Prospek Usaha
17 Sep 2026 18:342 -
Ribuan Anak Penyandang Disabilitas Nonton Bareng Film Istimewa, Ayah Mansuri: Kami Ingin Merayakan Bersama
17 Sep 2026 21:003 -
4