Takdir Kader PKS Belum Bisa Jadi Wakil Gubernur DKI Jakarta

Tim Editor

Pemilihan Cawagub DKI Jakarta (Youtube)

Jakarta, era.id - Berakhir sudah drama perebutan kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta setelah Riza Patria terpilih lewat voting yang dilakukan DPRD DKI Jakarta mengalahkan Nurmansjah Lubis.

Riza menggantikan kompatriotnya di Partai Gerindra yakni Sandiaga Uno yang mundur dari kursi Wagub sejak Agustus 2018 lalu karena maju sebagai Cawapres dari Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019 lalu.

Padahal, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto diyakini pernah menjanjikan kursi Wagub DKI untuk kader PKS sebagai 'kompensasi' dari proses koalisi kedua partai tersebut.

Janji itu terucap pada Kamis, 9 Agustus 2018, di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara Nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, ketika partai-partai koalisi bernegosiasi tentang pendamping Prabowo dalam Pilpres 2019. Saat itu Prabowo memilih Sandiaga, bukan kandidat yang diusulkan oleh PKS, PAN, maupun Demokrat.


Pemilihan Cawagub DKI Jakarta (Youtube)

Sebagai balasannya, kursi DKI-2 bakal menjadi milik PKS. "Pak Prabowo, di hadapan Ketua Majelis Syuro PKS dan Presiden PKS, menyampaikan bahwa kursi Wagub DKI Jakarta yang ditinggalkan Sandiaga itu diberikan kepada PKS," ujar Ketua DPW PKS DKI Jakarta Shakir Purnomo.

PKS menyodorkan dua nama Cawagub yakni Sekretaris Umum DPW PKS Dki Jakarta Agung Yulianto, dan anggota DPR Ahmad Syaikhu. Keduanya lalu melakukan fit and proper test yang diinisiasi oleh Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, Muhammad Taufik. 

Namun kedua calon yang sudah disepakati oleh kedua partai oposisi tersebut tak pernah sampai ke paripurna DPRD DKI karena berbagai alasan.

Drama brlanjut sampai awal tahun ini. PKS dan Gerindra kembali menyodorkan nama Cawagub. Geridnra menyetor nama Riza Patria, dan PKS mengusung Nurmansjah Lubis hingga akhirnya diselesaikan lewat voting hari ini. 

PKS menyatakan legowo, kadernya tak menjadi pejabat teras di Ibu Kota. "Kalau ditingkat sekarang ini (DPW) kita terima. Artinya hasilnya sudah kita tahui semuanya," ujar Ketua Dewan Syuro Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi, Senin (6/4/2020).

Suhaimi tak ingin mengungkit-ungkit lagi soal janji Prabowo. Semua ini menurutnya sudah suratan takdir.  "Ya kalau ini kemudian prosesnya begini, ya kalau bahasa agamanya, ya sudah takdirnya," sambungnya ikhlas. 

Sementara itu, DPP PKS juga berlapang dada atas hasil voting tersebut. "Maka (hasilnya) sah," ujar Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera saat dihubungi, Senin (6/4/2020).

Mardani berharap pelayanan untuk warga Jakarta makin optimal apalagi di tengah pandemi COVID-19 seperti sekarang ini. "Diharapkan dengan adanya Wagub, pelayanan pada warga kian optimal," kata Mardani.

Lebih lanjut, Mardani memastikan hubungan antara PKS dan Gerindra akan baik-baik saja. Namun, trgantung keperluan.


 

Tag: cawagub dki jakarta

Bagikan: