Pelaku 'Prank' Lelang Motor Jokowi Tak Ditahan Polisi

Tim Editor

Motor Listrik Gesits (Dok. BPMI)

Jakarta, era.id - Polisi telah memeriksa, seorang pria bernama M. Nuh yang menjadi pemenang pemenang acara lelang sepeda motor listrik yang ditandatangani Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) senilai Rp2,5 miliar untuk acara menyumbang dana bagi korban COVID-19, 

Kapolda Jambi Irjen Firman Shantyabudi mengatakan pria berusia 46 tahun itu sudah diperiksa dan dimintai keterangannya di Mapolsek Pasar, Kota Jambi. 

"Pemenang lelang motor listrik dengan harga Rp2,5 miliar sudah kami periksa," kata Irjen Firman melalui pesan WhatsApp kepada sejumlah wartawan, di Jambi, Kamis (21/5) malam.

Menurut Kapolda, M Nuh pemenang lelang motor listrik adalah warga Kampung Manggis, Kecamatan Pasar, Kota Jambi itu hanya dilakukan wawancara di Polsek Pasar, Kota Jambi dan tidak ada penangkapan maupun penahanan kepada yang bersangkutan.

Menurut Firman, setelah dilakukan wawancara ternyata yang bersangkutan tidak paham acara tersebut pelelangan. "Ya memang yang bersangkutan tidak paham acara yang diikuti adalah lelang, dan yang bersangkutan mengira bakal dapat hadiah bukannya penyumbang," kata Kapolda Jambi.

Selanjutnya, karena yang bersangkutan ditagih, jadi dia meminta perlindungan ke pihak kepolisian. "Karena ketakutan ditagih, dia justru minta perlindungan kepada polisi dan melapor ke Polsek Pasar, Kota Jambi," ucapnya seperti dikutip dari Antara.


M. Nuh (Antara)

Sementara Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta pihak kepolisian khususnya Polda Jambi untuk membebaskan orang yang ditangkap, yang diduga terkait acara lelang dalam "Konser Amal Berbagi Kasih Bersama Bimbo" pada Minggu (17/5).

"Saya memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Polda Jambi. Namun jika benar ada yang ditangkap terkait lelang acara Berbagi Kasih Bersama Bimbo, agar dilepas," kata Bambang Soesatyo (Bamsoet) di Jakarta, Jumat (22/5/2020).

Bamsoet mengatakan, permintaannya agar pihak yang ditangkap Polresta Jambi itu dilepaskan karena tidak ada pihak yang dirugikan. "Tidak ada yang 'ngerjain'. Percayalah pada iktikad dan niat baik," ujarnya.

Sebelumnya, dalam konser amal virtual bertajuk "Berbagi Kasih Bersama Bimbo" pada Minggu (17/5) digelar lelang motor listrik merek Gesits yang ditandatangani Presiden Joko Widodo.

Dalam lelang tersebut, motor listrik Presiden Jokowi terjual dengan harga Rp2,550 miliar yang dimenangi M. Nuh yaitu seorang pengusaha dari Kampung Manggis, Jambi.

M. Nuh mengalahkan Gabriele Mowengkang seorang pengusaha Manado yang mengajukan penawaran Rp2,5 miliar, Maruarar Sirait Rp2,2 miliar, dan Warren Tanoe Soedibyo Rp1,550 miliar.

Dalam perkembangannya, diberitakan bahwa M. Nuh diduga bukan seorang pengusaha namun merupakan buruh harian lepas yang tinggal di Jambi.
 

Tag: kriminalitas

Bagikan: