Nenek Gaul yang Masih Laku Jadi Model Bayaran Rp23 Juta

Tim Editor

Nenek Jadi Model (@bibibrook/Jam Press)

Jakarta, era.id - Seorang nenek berumur 59 tahun telah berhenti dari pekerjaannya sebagai pengasuh. Ia meninggalkan pekerjaannya itu setelah putrinya menjual foto seksinya secara online.

Sandra Maria Brook membagi waktunya antara Portugal dan Amsterdam. Dalam waktu sebulan, wanita yang sudah punya cucu ini berhasil menghasilkan uang sebanyak 1.300 Pound Britania atau Rp23 juta melalui situs web OnlyFans.

Dia mengatakan uang yang dihasilkan lebih dari tiga kali lipat dibandingkan menjadi pengasuh paruh waktu. Tak hanya model, kini Sandra menjadi selebgram. Hingga saat ini, akun Instagramnya memiliki 12,4 ribu pengikut dan memamerkan foto sang nenek dalam pakaian minim dan pose nakal.

"Saya mengerti apa yang diinginkan para penggemar, dan saya tahu bagaimana memberikannya kepada mereka," ujar Sandra yang dikutip dari Mirror pada Kamis (11/6/2020)

Selama masa kerjanya, Sandra pernah menjadi sebagai penari, tukang pijat, pelatih olahraga, pengawal dan koreografer.

"Saya telah menghabiskan banyak waktu di panggung, jadi saya tahu semua bagaimana tampil depan umum," katanya.

Putri Sandra bernama Yaela Vonk memintanya untuk mencoba jadi model seksi, meski awalnya Sandra tidak yakin. Kala itu ia merasa tertarik menjadi model seksi saat mendapatkan pekerjaan di luar kota dan berlibur. Ia memilih untuk mencoba jadi model seksi agar bisa berfoto dan video sendiri di rumah.

"Kami menyewa sebuah villa bersama di pegunungan Portugal. Yaela mengatakan kepada saya tentang pekerjaan ini secara lebih rinci. Saya senang karena pekerjaan ini saya bisa mendapatkan banyak uang, dan menjadikan dunia maya sebagai ladang pekerjaan," katanya.

Sandra sangat terkejut kontennya menarik perhatian penggemar yang lebih muda.

"Aku tidak menyangka penggemarku rata-rata berusia di bawah 35. Saya suka berbicara dengan mereka, kebanyakan dari mereka sangat baik tapi panas," ungkapnya.

Tapi ada lebih dari sekadar foto seksi dan obrolan fantasi yang tersedia untuk penggemar berdedikasi Sandra.

"Terkadang hanya senang dengan komentar mereka, karena banyak jiwa yang kesepian di luar sana. Cara pekerjaan ini berhasil bagi saya, sekarang saya memiliki energi untuk bereaksi dan membantu," imbuhnya.

Tidak semua interaksi dengan penggemar disambut dengan positif.

"Kadang-kadang saya membuat kesalahan. Saya terlambat menyadari percakapan dengan seseorang mungkin itu tidak sebaik yang terlihat," kata Sandra. 

"Misalnya, banyak orang bertanya apakah putri saya dan saya akan melakukan adegan bersama. Ada fantasi seorang ibu dan anak perempuan melakukan adegan erotis, tapi saya jelaskan kita tidak pernah melakukan itu," lanjutnya.

Sejauh ini Sandra senang dengan penghasilannya dan menikmati proses berinvestasi untuk membuat kemajuan, dan membangun basis penggemar.

"Saya sangat bersyukur ada penggemar yang ingin membayar saya, dan saya memberikan apa yang mereka mereka inginkan," ujar Sandra.

Tag: hari perempuan internasional pertanian modern

Bagikan: