Fenomena Medis Langka, Bocah 11 Tahun Nangis Air Mata Darah 

Tim Editor

Ilustrasi anak kecil menangis (Unsplash/@AnnieSpratt)

Jakarta, era.id - Seorang gadis berusia 11 tahun di India yang menangis keluar darah secara spontan dari matanya. Hal ini awalnya diketahui oleh ibunya yang tak ingin disebutkan namanya. Ia melihat darah yang mengalir dari mata putrinya.

Mengetahui hal itu, sang ibu langsung membawa putrinya ke klinik di New Delhi. Pihak klinik pun kaget menemukan fenomena dunia medis aneh dan sangat langka itu. 

Sang ibu mengaku jika tangisan darah itu telah terjadi selama sepekan lalu. Namun, putrinya tidak mengalami rasa sakit. Putrinya merasa baik-aik saja meski tangisan darah itu tiba-tiba menetes di pipinya. 


Bocah nangis darah (Foto: Science Alert)

"Saya khawatir terhadap kesehatan anak saya. Darah yang keluar dari matanya mengerikan. Saya harap tidak akan ada episode serupa di masa depan," ungkap ibunya kepada staf yang dikutip dari Science Alert, Selasa (23/6/2020).

Laporan ahli medis yang menangani anak tersebut menyatakan pasien tidak memiliki riwayat penyakit atau trauma di masa lampau. Sebelum tangisan darah, gadis ini sempat mengalami mimisan.

Baru-baru ini, sebuah studi kasus dari All India Institute of Medical Sciences di New Delhi merinci fenomena aneh ini dan menilai sangat langka yang dikenal sebagai hemolacria, kondisi medis langka yang menyebabkan seseorang memproduksi air mata, dengan darah di dalamnya.

Para peneliti menyatakan jika gadis ini mengalami dua sampai tiga tangisan darah setiap harinya, di mana setiap tetesan hanya bertahan sampai tiga menit saja.

Namun, yang anehnya hasil pengujian menunjukkan pasien memiliki penglihatan dengan tekanan di dalam matanya dalam kisaran normal. Bahkan, saat melakukan semua tes darah dan CT scan, gadis ini tidak menunjukkan keganjilan apa pun.

Hasil pemeriksaan dinyatakan sel-sel dalam air matanya normal. Mulanya para ahli menduga gadis ini mengalami hemolacria, namun hasil dinyatakan negatif. 

Sayangnya, dalam kasus ini gadis yang malang ini belum diketahui apa penyakit yang dideritanya. Para ahli mendiagnosis kondisi gadis ini sebagai idiopatik, istilah yang untuk kondisi medis yang belum dapat terungkap jelas penyebabnya. 

Sebelumnya, pada abad ke-16 para peneliti melaporkan ada seorang biaarawati yang meneteskan darah dari matanya setiap bulan. Ada pun tahun 2019, sebuah studi medis menggambarkan kasus hemolacria yang serupa terjadi, pada seorang gadis berusia 16 tahun yang dirawat di rumah sakit Bangladesh.

Tag: india nangis darah atlet jepang dipulangkan

Bagikan: