Jokowi Peringatkan 'Lampu Merah' Penambahan Kasus COVID-19

Tim Editor

Jokowi (Anto/ era.id)

Jakarta, era.id - Jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia semakin bertambah. Pemerintah mengumumkan, hingga Kamis (9/7/2020) pukul 12:00 WIB, tambahan kasus mencapai 2.657 orang dan total akumulatif kasus menjadi 70.736 kasus. Presiden Joko Widodo mengatakan penambahan tersebut merupakan lampu merah bagi semua pihak.

"Saya kira sudah lampu merah lagi, hari ini secara nasional kasus positif tinggi sekali hari ini 2.657," ujar Jokowi di Posko Penanganan COVID-19 Kalimantan Tengah yang disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (9/7/2020).

Jokowi mengatakan, sebaran kasus COVID-19 di tanah air sangat tergantung pada bagaimana tiap daerah mengendalikannya. Dia menyinggung tentang daerah-daerah yang angka kasus COVID-19 masih kecil pun harus tetap waspada.

Dia lantas mencontohkan jumlah kasus positif COVID-19 di Kalimantan Tengah per Kamis (9/7/2020) berjumlah 1.093 orang, sementara jumlah pasien dalam perawatan sebanyak 393 orang, kasus sembuh di angka 634 orang, dan meninggal 66 orang.

Meskipun tergolong kecil, namun Jokowi meminta Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 daerah Kalimantan Tengah tetap harus dikendalikan dengan baik. Karena itu dia mengingatkan agar manajemen krisis dilakukan dengan baik dan mengajak masyarakat bekerja sama.

Baca juga: Trump Masih Percaya Obat Malaria, Meski Presiden Brasil Tetap Kena Korona

"Hati-hati, angka yang tadi saya sampaikan bisa bertambah banyak. Ini jangan dianggap enteng, bisa menyebar kemana-mana," kata Jokowi.

Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menyebut ada tambahan kasus sebanyak 2.657 kasus dan total akumulatif kasus menjadi 70.736 kasus per Kamis (9/7).

Ada tiga daerah dengan penambahan kasus terbanyak yaitu 962 kasus di Jawa Barat, 517 di Jawa Timur, dan 284 kasus di DKI Jakarta.

Tag: covid-19

Bagikan: