Ternyata Face Shield Tak Beri Perlindungan Maksimal Cegah COVID-19

Tim Editor

    Ilustrasi Face shield (Unsplash/@@enginakyurt)

    Jakarta, era.id - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurinto menegaskan agar masyarakat tetap menggunakan masker. Sebab penggunaan face shield atau pelindung wajah tanpa masker tidak akan maksimal dalam mencegah penularan COVID-19.

    Yuri mengatakan, berdasarkan informasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO), penularan COVID-19 berasal dari droplet. Namun, yang juga harus diwaspadai adalah micro droplet yang bisa berada di udara untuk waktu relatif lama, apalagi pada ruangan dengan ventilasi dan sirkulasi udara yang tidak maksimal.

    "Oleh karena itu, penggunaan masker wajib digunakan, bukan face shield. karena kita tahu pada mikro droplet dia akan mengambang di udara," papar Yuri di Grahan Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), Minggu (12/7/2020).

    Ia mengatakan, penggunaan face shield hanya cukup untuk melindungi diri dari droplet berukuran besar. Tapi untuk micro droplet, masyarakat harus tetap menggunakan masker.

    Yuri lantas mengibaratkannya seperti di ruangan dengan asap rokok. Jika ruangan tersebut tertutup dan tidak memiliki sirkulasi atau ventilasi udara yang baik, maka asap rokok akan tertahan dan tetap bisa tercium oleh orang yang hanya menggunakan face shield tanpa masker.

    "Tetap kami menyarankan gunakan masker. Lebih baik kalau bisa ditambahkan face shield. Tapi menggunakan face shield saja tanpa masker tidak akan memberikan perlindungan maksimal," tegas Yuri.

    Selain itu, Yuri menyarankan agar masyarakat memilih masker yang nyaman digunakan serta memberikan ruang antara masker dan lubang hidung, sehingga saat digunaakan tetap bisa bernafas dengan baik.

    Yuri juga mengimbau untuk tidak menurunkan atau menyangkutkan masker ke dagu. Kebiasaan tidak melepas masker dengan benar ini juga berpotensi menularkan bakteri ataupun virus korona ke dalam tubuh.

    Karena itu, disarankan untuk melepas masker secara keseluruhan dengan tetap menjaga bagian dalam masker terlindungi dan tidak terpapar udara luar. Karena droplet atau kuman penyakit yang mungkin menempel di luar akan pindah ke bagian dalam dari masker dan terhirup saat kembali menggunakan masker yang sama.

    "Oleh karena itu saat makan, saat akan berbicara di dalam forum lepas maskernya, bukan diturunkan ke dagu. Setelah selesai gunakan lagi, dengan tetap menjaga bagian dalam masker tidak terpapar benda lain," pungkasnya.

    Tag: covid-19 di indonesia

    Bagikan :