Patung Black Lives Matter Didirikan Diam-Diam di Inggris

Tim Editor

Patung Jen Reid didirikan di bekas podium Colston (Twitter/Inkl)

Jakarta, era.id - Sebuah patung berbahan resin-baja dan mereplika seorang demonstran Black Lives Matter pada hari ini, (15/7/2020) didirikan secara diam-diam di bekas podium patung yang baru saja dirobohkan di kota Bristol, Inggris.

Pagi ini, sebuah patung berbahan resin-baja dan dibuat oleh seniman Marc Quinn, didirikan di atas podium tersebut. Patung dengan sosok Jen Reid, seorang demonstran BLM, datang di lokasi pada pukul 5 pagi dan diangkut dengan dua truk.

Dalam waktu singkat sepuluh orang berhasil mendirikan patung tersebut di atas podium. Sebuah plakat kardus bertuliskan "black lives still matter" ditaruh di dasar podium tersebut. Beberapa jam kemudian, seperti ditulis The Guardian, mulai memadati patung, mengambil foto, dan mendiskusikan patung tersebut. Tidak ada tanda-tanda kehadiran otoritas setempat ataupun polisi.

<blockquote class="twitter-tweet"><p lang="en" dir="ltr"><a href="https://twitter.com/hashtag/BLMprotest?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw">#BLMprotest</a><a href="https://twitter.com/hashtag/BlackLivesMatterUK?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw">#BlackLivesMatterUK</a><a href="https://twitter.com/hashtag/BlackLivesMatter?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw">#BlackLivesMatter</a><br>Fantastic replacement statue ??<a href="https://t.co/E0iZ7fFKT5">https://t.co/E0iZ7fFKT5</a></p>&mdash; Jo L Robinson (@Heslop175Jo) <a href="https://twitter.com/Heslop175Jo/status/1283328286425309190?ref_src=twsrc%5Etfw">July 15, 2020</a></blockquote> <script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script>

Satu bulan lalu patung Edward Colston, seorang pedagang budak dari abad ke-17, digeruduk massa demonstran Black Lives Matter yang tidak suka dengan latar belakang kolonial dari patung tersebut. Patung perunggu ini lantas diturunkan dari podium, digulingkan sejauh sepertiga mil, lalu diceburkan ke sungai.

Marc Quinn, seniman di balik ide pemasangan patung dadakan ini, merasa terpanggil mengkristalkan gelora Black Lives Matter, setelah sebelumnya pada tahun 2011 polisi menewaskan seorang warga bernama Mark Duggan. Ketika Jen Reid berpose di atas bekas podium Colston, ia lantas ingin “mengkristalkan” peristiwa tersebut.

“Satu hal yang bisa menghentikan upaya ini hanyalah intervensi dari otoritas setempat. Tapi itupun tidak terjadi,” kata Quinn.

Patung dadakan kembali menghangatkan debat publik di Inggris mengenai patung apa yang sebaiknya menggantikan posisi di podium Colston. Proposal desain patung dari seniman mural Banksy, atau pengelola kampanye Paul Stephenson, sempat mewarnai pertarungan ide patung pengganti. Namun, hingga sekarang podium patung Colston masih belum memiliki penghuni baru.

Tag: black lives matter

Bagikan: