Sandi Sebut Ada Patahan Gempa di Jakarta Timur
Sandi Sebut Ada Patahan Gempa di Jakarta Timur

Sandi Sebut Ada Patahan Gempa di Jakarta Timur

By Nanda Febrianto | 13 Feb 2018 15:17
Jakarta, era.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengungkapkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) baru saja menemukan patahan tidak aktif di wilayah Jakarta Timur. Patahan itu berpotensi menimbulkan gempa.

Patahan merupakan kondisi di mana terjadi pergerakan atau pergeseran batuan akibat adanya gaya geologi. Menurut Sandi, patahan tidak aktif itu terdapat di wilayah Jatinegara dan Berlan, Matraman, Jakarta Timur. 

"Teman-teman dari BMKG mengatakan bahwa salah satu kewaspadaan yang harus kita tingkatkan adalah di sekitar wilayah Jatinegara atau wilayah yang dekat dengan Berlan ya, diprediksi ada patahan yang selama ini tidak aktif," kata Sandi di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (13/2/2018).

Risiko di patahan itu, sambung Sandi, dapat melahirkan pergerakan lempeng dan guncangan gempa. Guna mengantisipasi hal itu Sandi melakukan memorandum of understanding (MoU) dengan BMKG kemarin, Senin (12/2).

"Saya sudah menunjuk Pak Budi Utomo, staf khusus di kantor Wagub untuk menindaklanjuti," terangnya.

Dengan begitu, jika gempa terjadi di Jatinegara atau wilayah Berlan, sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sudah siap mengantisipasi. Terlebih, terkait dampak gempa terhadap konstruksi dan gedung-gedung yang berada di sekitar patahan itu.

"Satu adalah gempa, nomor dua adalah tentunya pergerakan-pergerakan khususnya yg berkaitan konstruksi dan gedung-gedung yang berada di sekitar patahan tersebut," lanjutnya. 

Sandiaga menambahkan, BMKG menumukan patahan tidak aktif di wilayah Jatinegara dan Berlan berdasarkan data-data yang ada pada tahun 1916. Dalam data tersebut diterangkan, patahan di sana memiliki sinyal S dan P.

Rekomendasi
Tutup